Gofar Hilman Bongkar Penyesalan soal Video Intim yang Dibuat 27 Tahun Lalu

Abadikini.com, JAKARTA – Gofar Hilman kembali buka suara soal video intim yang direkamnya sekitar 27 tahun lalu. Ia mengakui pernah melakukan kesalahan ketika masih berusia 19 tahun dan menegaskan telah meminta maaf kepada perempuan yang terlibat dalam video tersebut.

Klarifikasi itu disampaikan Gofar melalui utas di Threads. Ia merasa perlu menjelaskan kembali persoalan tersebut lantaran kisah masa lalunya masih kerap diperbincangkan hingga kini.

Gofar mengatakan, cerita mengenai video tersebut sebenarnya muncul ketika dirinya menjadi bintang tamu sebuah podcast yang mengangkat tema tentang kebodohan di masa lalu yang tidak mungkin diulangi.

Dalam kesempatan itu, ia menceritakan kembali pengalaman saat masih muda, termasuk soal rekaman intim yang dibuat atas dasar suka sama suka.

Namun, Gofar mengakui dirinya pernah melakukan tindakan yang keliru. Ia sempat memperlihatkan rekaman tersebut kepada seorang teman tanpa persetujuan perempuan yang berada dalam video.

Menyadari perbuatannya salah, Gofar mengaku langsung menghubungi perempuan tersebut. Ia kemudian menyampaikan apa yang telah dilakukannya dan meminta maaf.

“Tahu (menunjukkan video) itu salah, gue langsung menelepon cewek tersebut dan menceritakan apa yang sudah gue lakukan. Saat itu juga kami bermaafan dan berteman seperti sedia kala,” kata Gofar.

Menurutnya, hubungan dengan perempuan tersebut tetap terjaga hingga sekarang. Bahkan, perempuan itu disebut menjadi salah satu sosok yang memberikan dukungan moral kepadanya ketika dirinya menghadapi persoalan hukum.

Gofar juga menyampaikan permintaan maaf apabila pengakuannya dalam podcast tersebut justru membuat sejumlah pihak merasa tidak nyaman. Dari kejadian itu, ia mengaku mendapat pelajaran penting mengenai batasan dalam membagikan cerita pribadi.

“Bahwa tidak selalu cerita pribadi harus diumbar. Akhirnya, gue memahami hal tersebut dalam kurun waktu 3-4 tahun terakhir,” ujarnya.

Ia menyadari sebuah pengalaman pribadi yang bagi dirinya merupakan bagian dari masa lalu belum tentu pantas disampaikan kepada publik. Apalagi, cerita tersebut juga menyangkut orang lain yang tidak memiliki kewajiban untuk ikut menanggung dampak dari keterbukaan tersebut.

Pengakuan Gofar kemudian kembali menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet memilih melihat persoalan tersebut sebagai bagian dari proses seseorang belajar dari kesalahan masa lalu.

Ada pula yang meminta Gofar tidak terus larut dalam kontroversi dan fokus menjalani ibadah umrah yang tengah dilakukannya.

“Semua orang mah punya kesalahan, Bang. Lo akhirnya memutuskan umrah saja, gue ikut senang. Semoga Allah mengampuni lo, Bang. Semangat ya dan santai saja kali, Dul. Namanya juga hidup,” tulis salah satu pengguna Threads.

Komentar lain juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi seseorang untuk memperbaiki diri setelah menyadari kesalahannya.

“Ambil baiknya saja enggak sih? Toh manusia itu hidupnya memang buat belajar. Ada salah, pernah salah. Tahu kalau salah dan memperbaiki diri dan tidak mengulangi lagi. Gitu kan? Capek banget kalau sedikit-sedikit dicari salahnya,” tulis warganet lainnya.

Bagi Gofar, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa masa lalu tidak selalu harus kembali dibawa ke ruang publik. Ia mengaku memilih mengambil pelajaran dari kesalahan yang pernah dilakukan dan berusaha tidak mengulanginya.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker