Nikita Mirzani Minta Pacar Sarwendah Balikin Utang Rp 200 Juta
Abadikini.com, JAKARTA — Aktris Nikita Mirzani ternyata tak main-main menagih uang Rp200 juta yang pernah dipinjamkan kepada Giorgio Antonio. Persoalan utang tersebut bahkan berpotensi berlanjut ke ranah hukum jika kewajiban itu tak kunjung diselesaikan.
Hal itu disampaikan kuasa hukum Nikita, Andi Syarifudin. Menurutnya, nominal Rp200 juta tetap merupakan hak kliennya sehingga tidak ada alasan bagi Nikita untuk berhenti memperjuangkannya.
“Apakah Nikita nanti akan mengambil langkah hukum? Ya, bisa saja. Karena itu adalah hak. Kalau dibilang, ‘Ya elah cuma Rp200 juta doang.’ Ya itu kan tetap uang dan milik dia,” kata Andi Syarifudin.
Andi memahami sikap Nikita yang memilih mengungkap persoalan tersebut ke ruang publik. Menurut dia, langkah itu muncul karena kliennya merasa kesal dan kecewa setelah upaya menagih secara pribadi tidak mendapat respons.
Nikita, kata Andi, hanya ingin Giorgio memenuhi kewajibannya. Terlebih, bantuan tersebut diberikan ketika Giorgio tengah menghadapi persoalan hukum akibat kasus penyalahgunaan narkotika.
“Niki kesal karena orang ini sudah pernah ditolong. Sekarang orang ini kan sudah stabil secara finansial. Bayar dong utangnya,” ujar Andi.
Kuasa hukum Nikita juga menilai kliennya memahami konsekuensi hukum dari setiap pernyataan yang disampaikan melalui media sosial. Karena itu, Andi membantah anggapan bahwa tudingan Nikita mengenai utang tersebut merupakan informasi palsu.
“Kalau ada yang bilang pernyataan Nikita itu hoaks, saya yakin tidak. Kalau dia menyampaikan itu di ruang publik berarti benar adanya. Berarti ada peristiwa hukum yang terjadi,” tutur Andi.
Persoalan tersebut mencuat setelah Nikita mengungkap soal uang Rp200 juta yang diberikan kepada pacar Sarwendah itu melalui unggahan Instagram Story pada 20 Agustus 2026.
Nikita mengaku telah mengenal Giorgio sejak sekitar 2017 atau 2018. Saat itu, ia menyebut Giorgio masih terlihat polos dan kemudian bersedia membantunya ketika pria tersebut terseret kasus penyalahgunaan narkotika.
Menurut Nikita, rasa iba menjadi alasan dirinya memberikan bantuan finansial. Namun, hubungan keduanya berubah ketika Nikita mulai meminta uang tersebut dikembalikan.
Nikita mengklaim telah menghubungi Giorgio melalui WhatsApp untuk menagih pinjaman tersebut. Namun, pesan yang dikirimnya disebut tidak mendapat respons.
Di sisi lain, Giorgio membantah tudingan tersebut. Ia menyebut pernyataan Nikita mengenai utang Rp200 juta sebagai hoaks.
Meski merasa nama baiknya dipertaruhkan, Giorgio menyatakan tidak akan melaporkan Nikita Mirzani. Ia memilih memaafkan sang aktris atas pernyataan yang menurutnya telah merugikan dirinya.


