Pejabat Bea Cukai Hendak Dipertahankan Lewat Lobi Uang, Nama Purbaya Ikut Terseret
Abadikini.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras dugaan dirinya menerima uang untuk mempertahankan seorang pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) agar tidak dimutasi.
Purbaya mengatakan tidak pernah menerima suap ataupun imbalan untuk memengaruhi keputusan terkait perpindahan pejabat tersebut. Ia bahkan mengaku telah meminta konfirmasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai informasi yang beredar.
“Enggak ada itu. Saya sudah tanya KPK, orang saya suruh tanya KPK enggak ada,” ujar Purbaya dilansir Minggu (6/9/2026).
Ia menegaskan, keputusan mutasi terhadap pejabat Bea Cukai yang disebut-sebut hendak dipertahankan melalui lobi tersebut tetap berjalan. Pejabat bersangkutan, kata Purbaya, pada akhirnya dipindahkan ke daerah.
Menurut dia, fakta bahwa mutasi tetap dilakukan menjadi bantahan langsung terhadap tudingan adanya suap untuk mengintervensi keputusan tersebut.
“Kalau saya juga enggak disuap, karena orangnya juga yang dipecat juga kan dipindahin nanti ditangkap lagi. Saya pindahin ke daerah kan? Katanya supaya enggak pindah kan itu, orangnya pindah,” kata dia.
Pernyataan Purbaya muncul setelah KPK mengungkap adanya informasi intelijen mengenai dugaan pengumpulan uang untuk melakukan lobi kepada Menteri Keuangan.
Uang tersebut diduga disiapkan untuk memengaruhi Purbaya agar seorang pejabat Bea Cukai tidak dimutasi dan tetap mempertahankan posisinya.
Informasi itu telah diterima penyidik KPK dan masih terbuka kemungkinan untuk ditelusuri lebih lanjut. Meski demikian, lembaga antirasuah tersebut menyatakan dugaan lobi terhadap Purbaya bukan fokus utama perkara yang sedang ditangani.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein membenarkan bahwa informasi mengenai dugaan tersebut sempat disampaikan kepada penyidik.
“Memang ada sedikit informasi yang disampaikan ke penyidik, tetapi itu bukan menjadi hal yang difokuskan karena awal-awal cerita tertangkap tangan itu kan pemberian yang dari PT Blueray Ray begitu ya,” ujar Achmad kepada wartawan.
Dengan demikian, dugaan adanya uang yang disiapkan untuk melobi Purbaya masih sebatas informasi yang diterima penyidik. Sementara itu, Purbaya secara terbuka membantah pernah menerima uang dan menegaskan mutasi pejabat yang dimaksud tetap dilaksanakan.



