Bank BRI Bakal Tutup Seluruh Kantor di Provinsi Aceh, Ini Penyebabnya

Abadikini.com, BANDA ACEH – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menutup seluruh operasional perbankan tersebut di Aceh dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah Nomor 11 tahun 2018.

“Alhamdulillah Bank BRI telah mengalihkan seluruh portofolio dan layanan perbankan kepada Bank BRIsyariah,” kata Pemimpin Wilayah Bank BRI Provinsi Aceh, Wawan Ruswanto di Banda Aceh, Selasa (13/4/2021).

Ia menjelaskan BRI telah menerima izin prinsip penutupan 11 kantor cabang dan kantor wilayah, tetapi masih menunggu Izin Pelaksanaan Penutupan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Setelah mendapatkan Izin Pelaksanaan Penutupan, BRI diberikan waktu 30 hari kerja untuk melaksanakan penutupan operasional kantor,” katanya.

Ia mengatakan proses pengalihan telah berlangsung sejak bulan Juli 2019 dan berakhir pada bulan Desember 2020.

Ia menyebutkan hampir seluruh portofolio pinjaman dan simpanan telah dialihkan, di mana sekitar 92% portfolio pinjaman dan 85% portofolio simpanan telah dibuku di Bank BRIsyariah.

Menurut dia masih terdapat portofolio pinjaman yang tidak dialihkan, antara lain non performing loan (NPL) dan hapus buku dengan jumlahnya sekitar 8% dari total pinjaman.

Ia mengatakan ada sebagian kecil debitur yang meminta untuk dibuku di Wilayah Medan dan pinjaman yang masih tersisa selanjutnya akan dikelola Kantor Fungsional BRI sampai selesai atau dialihkan kepada Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Sementara untuk simpanan, terdapat 15% dari total simpanan yang belum dapat dialihkan, antara lain simpanan rekening khusus bagi para penerima bantuan pemerintah.

Ia menambahkan sesuai arahan dari Kemko PMK, selanjutnya seluruh bantuan pemerintah di Provinsi Aceh tidak akan disalurkan oleh Bank BRI. Bantuan tersebut akan disalurkan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT POS.

Ia menyebutkan seluruh kantor dan e-channel Bank BRI telah dialihkan kepada BSI, yaitu 11 kantor cabang, 15 kantor cabang pembantu dan 94 BRI Unit. Sementara untuk e-channel, terdapat 444 ATM yang telah digunakan oleh BSI.

Adapun jumlah SDM yang sudah diserap untuk menjalankan Kantor BSI tersebut di atas adalah sekitar 69% termasuk yang ditempatkan di regional office dan branch.

 

Sumber: Antara

Baca Juga

Back to top button