MS Kaban: Kenapa ooh Kenapa Gara-Gara Ahok Konstitusi Negara Jadi Mandul

abadikini.com, JAKARTA – Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Dr MS Kaban mengatakan, sebaiknya Jokowi tegur Mendagri dan Menkumham karena SK pemberhentian Ahok tidak diterbitkan. Menurut Kaban hal ini bisa berimplikasi pada diimpeachnya presiden.

“Menseneg, Menkumham dan Mendagri apa gak faham bhw sejak jd trsangka Ahok hrus diberhentikan/non aktif itu amnat UU.Main2 ya dgn hukum krn berkuasa,” cuit Kaban, di akun twitter peribadinya @hmskaban, Jumat (10/2/2017).

Kaban menilai impeach sah menurut UU akan tetapi masa gara-gara Ahok Jokowi diimpeach. Menurut dia kecila keumngkinan terjadi hal itu karena banyak anggota dewan yang “ngantuk’.

“Impeachment sah mnurut UU tapi masak iya gegara Ahok doang Pres di impeacht kcil kmgkinan apa lagi aggt parlemen bnyk yg ngantuk,” kicaunya lagi.

Kaban juga mempermasalahkan kenapa para aktifis mau aksi ke DPR usul impeachment terhadap Presiden Jokowi langsung di tetapkan tersangka makar sedangkan, Pemerintah (Presiden) jelas melanggar undang-undang atas tak menonaktifkan terdakwa Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta apa bukan makar.

“Aktifis mau ke DPR usul impeacment langsung jadi tersangka makar, nah pemerintah jlas2 langgar UU tntang status Ahok apa bukan makar makar makar,” pungkasnya.

Mantan Menteri Kehutanan itu pertanyakan tiga menteri Kabinet Kerja Mensesneg Pratikno, Menkumham Yasonna Laoly dan Mendagri Tjahjo Kumolo apa ga pada paham undang-undang.

“Menseneg Menkumham Mendagri apa gak faham bhw sejak jd trsangka Ahok hrus diberhentikan/non aktif itu amnat UU.Main2 ya dgn hukum krn berkuasa,” cuitnya.

“Seingatku Y Laoly & TjahyoKumolo saat jadi aggt DPRI sangat kritis thd law enforcement knpa oh knpa gegara Ahok konstitusi negara jd mandul,” sambung Kaban. (solihinpure.abadikini)

 

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button