Pasca Penyerangan Mapolda Riau, Kegiatan Potang Balimau Masyarakat Pasir Pengaraian Ditiadakan

Abadikini.com, ROKAN HULU – Kegiatan Potang balimau di sei bayang lubuh Pasir Pengaraian yang merupakan suatu tradisi tahunan. Acara ini diadakan dan dirayakan, mulai dari Pemerintah daerah, Kecamatan dan Kelurahan, serta masyarakat Pasir Pengaraian.

Tradisi Potang Balimau ini sudah diagendakan sejak lama dan trus berlangsung setiap tahunnya, dan tradisi ini ditambah dengan kegiatan panjat pinang hal ini sudah diagendakan oleh Pemkab dan kecamatan, begitu juga lurah Pasir Pengaraian.

Camat Rambah M.Franovan SSTP kepada media mengatakan, untuk tahun ini kegiatan Potang Balimau dihentikan. Ditiadakannya tradisi Potang Balimau ini, kata Pak Camat atas intruksi dari Plt Gubernur Riau pasca sekelompok orang yang belum diketahui motifnya menyeràng Mapolda Riau pada Rabu, (16/5/2018).

“Atas nama gubernur Riau memerintahkan agar seluruh kegiatan yang mengumpulkan Masyarakat seperti Potang Balimau ditiadakan demi keamanan kita bersama ” tuturnya.

Penyerangan terhadap Mapolda Riau mengakibatkan seluruh kegiatan yang bersifat keramaian dan demi keamanan bersama plt gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim memerintahkan supaya kegiatan tersebut dihentikan saja.

Pak Camat mengingatkan “tradisi yang bersifat menyebabkan kegaduhan agar tidak dilaksanakan, kegiatan tersebut bisa mengancam keselamatan masyarakat umum, maka dari itu untuk segera dihentikan”, tutupnya.

Kontributor: R. Lubis

Editorial: Dorman

  • 3
    Shares
Topik Berita

Baca Juga