Wow… Yudi Latif Hengkang dari BPIP, Jokowi Tunjuk Uya Kuya sebagai Penggantinya??

Abadikini.com, JAKARTA – Hengkangnya Yudi Latif dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) beberapa hari lalu tentunya menjadi sebuah pertanyaan besar banyak pihak. Namun yang menjadi pertanyaan kembali adalah dengan diangkatnya presenter infotainment atau gosip Uya Kuya sebegai pengganti Yudi di Istana oleh presiden Joko Widodo.

Jokowi menyatakan tidak ada tokoh lain yang lebih pantas  dan sanggup dan cemerlang dalam menjalankan tugas berat di BPIP kecuali Uya Kuya. Hal ini ia sampaikan pada pagi tadi.

“Semua rekomendasi saya coret, he-he-he,” kata Jokowi, “saya lebih percaya insting saya sendiri. Saya pilih Pak Uya Kuya. Pak Uya Kuya ini kan sudah sangat berpengalaman, terbukti, jaminan mutu, berhasil menyelesaikan persoalan banyak orang dan menyadarkan banyak orang. Dengan pengalaman menyadarkan banyak orang itu, saya minta Pak Uya mem-Pancasila-kan banyak orang,” ujar Jokowi,  dikutip dari laman Geotimes, pada Minggu (10/6/2018).

Jokowi mengaku sangat yakin, dengan kemampuan Uya Kuya. Sementara itu, Uya sendiri merasa senang dengan jabatan yang disandangnya. “Aduh, jadi kayak dapet Oscar,” kata Uya cengengesan, “mana gajinya gede lagi.” ujarnya.

Namun saat ditanya oleh salah satu wartawan yang hadir dengan pertanyaan: “Jadi apa program Anda sebagai ketua BPIP? Bagaimana Anda mewujudkan cita-cita Presiden tadi, menjadikan bangsa ini ‘pancasilais total’? Kongkretnya seperti apa?”, Uya malah menjawab dengan nada humor. “Santai saja, Kisanak, santai, ho-ho-ho,” jawab Uya.

“Saya sudah menyiapkan program andalan. Pak Jokowi juga terpesona dengan gagasan ini, dan langsung merestui: Mendirikan Rumah Uya untuk Pancasila sampai ke desa-desa.”

Uya menamai program tersebut, “One Desa, One Rumah Uya” dan singkat “ODE-ORU”.  Ketika mengucapkan “ODE-ORU”, Uya mengangkat tangan kanannya yang terkepal, melepas ibu jari dan telunjuknya sebagai simbol “d”, jempol dan telunjuk itu kemudian dihadapkan ke atas membentuk “u”.

Adapun dengan keberadaan Rumah Uya di seluruh penjuru tanah air, Uya optimistis semua warga negara yang bermasalah dengan Pancasila akan menemukan solusinya baik-baik. Mereka yang bermasalah akan dipanggil ke Rumah Uya, untuk menceritakan semua persoalannya, dan staf Rumah Uya akan memberikan layanan, resep, atau terapi tertentu agar “si pasien” sembuh dan kembali menjadi pancasilais. (selly.ak/ik)

Topik Berita

Baca Juga