Klaim Mengejutkan Menkeu Purbaya Pelemahan Rupiah Bisa Dibalik dalam Semalam Tapi……..
Abadikini.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan mengejutkan di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang kian mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Ia mengklaim memahami secara detail penyebab pelemahan rupiah, bahkan menyebut mampu membalikkan kondisi tersebut hanya dalam hitungan satu malam.
Namun, Purbaya menegaskan bahwa langkah tersebut bukan berada dalam kewenangannya. Ia mengingatkan bahwa stabilitas nilai tukar merupakan mandat Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.
“Saya tahu betul kenapa rupiah melemah dan bagaimana memperbaikinya. Dua hari, semalam dua malam selesai. Tapi saya bukan bank sentral,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Pernyataan itu disampaikan saat rupiah kembali berada di bawah tekanan. Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (21/1/2026), nilai tukar rupiah tercatat di level Rp16.966 per dolar AS atau melemah 0,06 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Meski mengaku memahami akar persoalan pelemahan rupiah, Purbaya memilih menahan diri untuk tidak menguraikannya secara terbuka. Ia khawatir pernyataannya justru memicu polemik baru di ruang publik.
“Kalau saya jelaskan nanti kelepasan, ribut lagi di luar. Anda tanya langsung ke bank sentral,” katanya.
Kendati demikian, Purbaya menilai pergerakan rupiah saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional. Menurutnya, nilai tukar rupiah justru berada pada posisi undervalued.
Ia menyoroti derasnya arus modal asing yang masuk ke Indonesia sebagai indikator kuat bahwa pelemahan rupiah tidak sepenuhnya rasional. Karena itu, ia menilai diperlukan peran yang lebih tegas dari otoritas moneter untuk merespons kondisi tersebut.
“Tidak ada alasan rupiah melemah ketika modal asing masuk. Aneh kan? Itu sebabnya silakan tanya ke bank sentral,” pungkasnya.


