Dugaan Penggelapan Uang Donasi Tak Terbukti, Ayah Rayhan dan Indra Malah Makin Mesra

Abadikini.com, KOTA SOLOK – Indra Kurniawan yang merupakan relawan kemanusiaan dan Arif Palma Putera yang tak lain adalah ayah kandung Rayhan, balita yang mengalami hernia dan bocor jantung tampak mesra ketika bertemu hari Sabtu (27/3/2021) siang di Kawasan Sawah Solok.

Sebelumnya, ramai tudingan banyak pihak beredar di facebook kalau Indra Kurniawan yang akrab disapa uda Indra Solok telah menggelapkan uang donasi untuk Rayhan. Padahal, tidak demikian, kata Indra, ia telah mengumpulkan donasi untuk Rayhan atas dasar rasa kemanusiaan sehingga atas izin kedua orangtua balita itu ia berangkat ke Jakarta untuk menggalang donasi pada perantau. Ia berangkat bersama Bujang, warga Kota Solok yang juga tim relawan binaan Indra.

Lebih lanjut Indra menerangkan kalau dalam pergerakan selama menjalankan donasi ia sendiri juga memerlukan biaya untuk operasional dan memang diambil dari donasi yang sudah ada. Namun, beredar kabar kalau atas tindakan itu pihak Indra dan Bujang selaku relawan telah menggelapkan dana donasi pengobatan Rayhan. Oknum yang menuding di sosial media sudah diketaui oleh uda Indra dan Arief beserta isteri.

Dikatakan Indra, pihaknya memang selalu memakai sedikit donasi untuk keperluan operasional aksi, jika donasi belum ada tak jarang ia harus mengeruk uang dari kantong pribadinya guna dapat menjalankan donasi dari satu rumah ke rumah lain di Kota dan Kabupaten Solok. Sebab, selain tak digaji siapapun, ia juga harus peduli pada keselamatan dan kesehatan tim relawan binaannya.

Kan tidak mungkin kalau kita bergerak bersama tim untuk menggalang donasi dari rumah ke rumah itu jika kita tidak ada bahan bakar kendaraan maupun dalam keadaan perut kosong. Kami gunakan untuk itu, selebihnya kami serahkan pada pihak Rayhan tanpa dikurangi sepeserpun,”ujar Indra saat ditemui di kawasan Objek Wisata Sawah Solok, siang tadi.

Hal itu menurut Indra sudah berlangsung sejak lama dan selalu diumumkan kepada publik sebelum dan sesudah aksi penggalangan donasi dilakukan. Sayangnya, hal ini yang ia curigai tidak sampai ke telinga Arif, orangtua Rayhan di Solok. Ditambah lagi ada oknum yang mencoba merusak komunikasinya dengan Arif dan disinyalir oknum itu bermaksud mengadu domba antara pihak Indra dengan pihak Arif.

Sementara itu, Arif selaku Orangtua Rayhan mengaku ketika di rumah sakit bersama isteri tengah sibuk mengurus keperluan Rayhan, anaknya kesayangannya. Ketika kesibukan berlangsung, ia dihubungi seseorang yang menanyakan nomor rekening nenek Rayhan yang masih aktif. Seketika Arif mengatakan kepada pihak tersebut kalau memang benar nomor rekening nenek Rayhan masih aktif dan digunakan untuk menerima kiriman uang dari donatur dalam bentuk transfer bank. Disaat yang sama ia juga harus menerima banyak telepon dari masyarakat yang diduga merupakan donatur untuk Rayhan.

Dalam komunikasi via selullar itu ada banyak informasi mengenai laporan donasi yang janggal dari Indra Kurniawan sehingga mengundang pertanyaan keluarga Rayhan. Melalui postingan facebook, oknum tak bertanggung jawab itu juga menggunakan akun palsu guna menuding Indra telah menggelapkan uang donasi dengan menandai sejumlah akun relawan lain. Hal itu membuat hubungan komunikasi Indra dan Arif sempat terputus, namun kini sudah kembali membaik setelah pertemuan di Sawah Solok tadi.

Sebenarnya banyak yang menuding uda Indra telah menggelapkan dana donasi untuk anak saya Rayhan tapi setelah bertemu dan dijelaskan ternyata justru oknum tak bertanggung jawab itulah yang menyebarkan informasi bohong sehingga hubungan saya dengan uda Indra sempat tegang. Beruntungnya kami bisa bertemu disini dan duduk bersama sehingga semua menjadi jelaa dan terang. Tentu ini yang saya harapkan, jika saya tahu kalau kondisi dilapangan semacam yang dikatakan uda Indra tadi berarti semua sudah jelas. Saya datang menemui Uda Indra untuk mengklarifikasi bahwa saya dan uda Indra tidak ada masalah apa-apa, tidak ada penggelapan uang oleh uda Indra dan itu hanyalah miss komunikasi saja. Hari ini saya dan isteri bertemu dengan uda Indra yang juga ditemani isteri dan kedua orangtua dalam suasana kekeluargaan, saya minta maaf kepada uda Indra dan keluarga jika sikap saya belakangan telah keliru dan Insha Allah ini akan saya jadikan pelajaran kedepannya,”ucap Arif.

Indra yang hadir bersama Bujang dan isteri serta keluarganya memaafkan kesalahpahaman antara keduanya dan bersatu kembali. Langit di Sawah Solok yang semula panas akibat terik mentari tampak teduh seiring mereka bersalaman pertanda antara kedua belah pihak sudah tidak ada masalah. Dengan demikian tudingan terhadap Indra Kurniawan dan Bujang beserta isteri yang dianggap menggelapkan dana donasi tidak terbukti. Hal itu telah diketahui kedua belah pihak beserta keluarganya ketika Indra Kurniawan memperlihatkan sejumlah dokumen elektronik yang menjadi bukti kemana saja aliran dana donasi dipergunakan.

Arif dan Indra mengaku siap untuk mengklarifikasi persoalan itu melalui media sosial mereka masing-masing agar publik tidak beranggapan buruk terhadap mereka. Apabila ada pihak lain yang mencoba melakukan tudingan serupa baik terhadal Indra maupun Arif, keduanya sepakat untuk mengambil sejumlah tindakan yang diperlukan. Pertemuan penuh keakraban di Sawah Solok itupun disudahi dengan makan bersama. Diakhir pertemuan keduanya saling bersalaman dan mengucapkan maaf yang diakhiri dengan pengambilan foto bersama.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button