Trending Topik

Soal Penusukan Syekh Ali Jaber, Anak Buah Habib Rizieq Serukan Siaga Jihad

Abadikini.com, JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) geram dengan sikap penegak hukum yang dinilai kurang tegas memproses setiap kasus penyerangan ulama.

Baca Juga

Bahkan setiap kasus penyerangan ulama kerap dikaitkan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa alias gila.

Atas hal itu, ketiga ormas tersebut langsung mengintruksikan kepada Laskar, Jawara, Pendekar dan Brigade serta Umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan.

Intruksi ini buntut dari penusukan Syeikh Ali Jaber di Lampung yang dilakukan seorang pemuda berinisial AA.

“Menyerukan kepada segenap Umat Islam Indonesia untuk Siaga Jihad,” kata Ketua Umum FPI, Ahmad Shobri Lubis dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2020).

Anak buah Habib Rizieq ini juga menyerukan kepada umat agar tak gentar melawan segala bentuk propoganda yang diduga dilancarkan oleh kelompok PKI.

“Kita melawan segala bentuk propaganda dan makar serta rongrongan Neo PKI kapan saja dan di mana saja,” tegasnya.

Selain itu, Lubis juga meminta kepada umat Islam, baik para ulama, pondok pesantren, jamaah tabligh agar tak sungkan-sungkan meminta pengamanan kepada FPI, GNPF Ulama serta PA 212.

“Jangan sungkan- sungkan untuk berkoordinasi dalam pengamanan acara dengan FPI, GNPF Ulama dan PA 212 serta jaringan ANAK NKRI,” tegas Lubis.

Proses hukum

Penyidik sudah melakukan profiling terhadap Alpin Adrian (24), orang yang menusuk Syekh Ali Jaber.

Profiling merupakan salah satu pendekatan dalam penyelidikan kasus kejahatan dalam hal ini untuk menelusuri dugaan aksi Alpin ada kaitan dengan jaringan teroris.

“Yang pasti kami sudah berkoordinasi dengan satgas-satgas yang ada di sini. Memprofiling kira-kira ada kaitannya atau tidak. Nanti perkembangan pasti kami sampaikan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung Komisaris Rezky Maulana, Senin.

Sebelumnya, Ulama Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang, Pusat, Bandarlampung, Ahad (13/9) sore. Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian atas tangan kanannya.

Baca Juga

Back to top button