Putri John Kei Protes ke Polisi: Pada Saat Penggrebekan Papa Babak Belur

Abadikini.com, JAKARTA – Putri sulung John Kei, Melan Refra menceritakan kronologis pada saat penggrebekan dengan aparat kepolisian di di Jalan Titian Indah Utana X, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Menurut Melan, pada saat penggrebekan tersebut sang Papa dan anak buahnya tanpa perlawanan.

“Saya melihat muka Papa seperti habis dipukul. Merah. Terus agak bengkak di kepala, di jidatnya,” kata Melan Refra seperti dikutip Abadikini.com dari laman PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Minggu (28/6/2020).

Melan menjelaskan bahwa kondisi sang Papa saat ini mukanya tampak babak belur terlihat kemerahan dan bengkak di bagian kepala.

Melihat saat aparat melakukan penggrebekan, Melan memprotes perlakuan polisi terhadap Papanya, menurut Melan John Kei saat itu tidak melakukan perlawanan sama sekali.

“Saat ditodong pistol, Papaku angkat tangan, tidak ada perlawanan. Di sebelahnya itu adikku. Adikku juga tidak ada perlawanan,” kata Melan.

Pada saat itu, kata Melan, ia melihat aparat kepolisian melepaskan rentetan tembakan dan menggedor pintu rumah.

Melan berujar bahwa tangan John Kei diborgol. Ia didudukkan di ruang tamu. Sementara anak buah John Kei yang saat penggerebekan berada di sekitar rumah sudah lebih dahulu dilumpuhkan. Mereka telungkup di teras dengan tangan diborgol ke bagian belakang tubuh.

“Saya lihat sendiri Papa diborgol,” katanya lagi.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close