Trending Topik

Lakukan Sidak, Polisi Temukan Harga Masker Dijual Rp 200 Ribu Per Boks

Abadikini.com, GARUT – Ketersediaan masker yang mulai langka membuat harganya meroket naik. Di Kabupaten Garut, ada apotek dan toko obat yang menjual masker Rp 200 ribu per boks.

Hal itu diketahui saat jajaran Forkopimcam Kecamatan Garut Kota melakukan sidak ketersediaan masker di wilayah perkotaan Garut, Rabu (4/2/2020) sore.

Berdasarkan hasil sidak, dari 10 apotek yang dikunjungi, petugas hanya menemukan dua toko obat saja yang memiliki stok masker. Sisanya kehabisan.

“Hasil sidak Forkopimcam, sebagian besar (apotek dan toko obat) sudah tidak tersedia lagi barang (masker),” ucap Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo kepada wartawan selepas sidak.

Di dua toko obat tersebut, harga masker dibanderol cukup tinggi. Sebuah masker dihargai Rp 5 ribu per pieces. Sedangkan satu boks berisi 50 pieces masker dihargai Rp 200 ribu.

Harga tersebut jelas lebih tinggi dari sebelumnya. Pasalnya sebuah masker biasanya dihargai hanya Rp 2 ribu saja per pieces-nya. Sementara satu boks masker berisi 50 pieces dihargai Rp 25 ribu.

Toko obat yang memiliki stok masker menyebut bahwa masker itu merupakan stok lama. Saat ditanya petugas, pemilik berdalih menjual masker dengan harga tersebut lantaran harga beli yang mahal.

“Ada mereka jual biasa Rp 25 ribu (per boks), dia jual Rp 200 ribu (per boks) dengan dalih, alasannya beli mahal,” katanya.

Mengetahui hal itu, petugas langsung mengimbau pemilik toko agar tidak menjual masker dengan harga yang tidak masuk akal.

“Kita sudah imbau ke pemilik menjual dengan harga yang wajar saja. Pemilik ini kooperatif,” kata Uus.

“Dinkes itu tahu berapa harga jual yang normal untuk masker ini. Kalau terlalu mahal itu aji mumpung. Kasihan masyarakat,” tutup Uus.

Sidak sendiri dilakukan pemerintah untuk mengetahui stok ketersediaan masker di wilayah perkotaan Garut. Masker diketahui mulai langka semenjak virus Corona mulai banyak diperbincangkan.

“Untuk menghindari keresahan masyarakat jadi kita hari ini dan selanjutnya akan terus pantau atau sidak terhadap barang yang menyangkut isu Corona. Salah satunya adalah ketersediaan masker,” ujar Camat Garut Kota, Bambang Hafid kepada wartawan di lokasi yang sama.

Sumber Berita
detikcom
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close