Plt. Kades Kasang Padang Repianto Pacu Bangun Desa dengan Imaginasi Positif

Abadikini.com, ROKAN HULU – Pelaksana tugas (plt) kepala desa Karang Padang kecamatan Bonai Darussalam (DS) berkomitmen untuk membangun desa yang selama ini kurang diperhatikannya dengan swrius.

“Perubahan besar pada semangat pembangunan desa Kasang Padang oleh Repianto berlandaskan atas UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, UU ini menempatkan desa sebagai subyek pelaku pembangunan,” ungkapnya.

Menurutnya, warga desa melalui struktur yang ada memiliki wewenang penuh menjalankan pembangunan desa Kasang Padang.imbuhnya,

“Situasi ini berbeda dengan pola pembangunan desa yang dulu dijalankan sebelum lahirnya UU Desa, Dahulu desa dianggap hanya sebagai obyek. Selama itu pembangunan desa ditentukan oleh struktur di atas desa yakni kecamatan, kabupaten dan provinsi,dan Desa, sebagai pemilik kedaulatan hanya berperan sebagai penonton. Akibatnya, pembangunan desa seringkali tidak sesuai kebutuhan dan sebagian besar meleset jauh dari target yang ingin dicapai,” katanya.

Kades Kasang Padang yang akrab disapa Repi kepada awak media juga menyampaikan beberapa programnya dalam membangun dan menata desa Kasang Padang diantaranya, “Desa menyediakan sebidang  tanah  untuk dijadikan lokasi pasar desa yang nantinya akan diserahkan ke Bumdesa sebagai unit usaha yang bisa menambah income desa,dan untuk pembangunan sarana pasar ini kita sangat berharap Bupati Rokan hulu H.Sukiman melalui Dinas  dan Perindustrian bisa membangunnya dalam waktu cepat,” harapnya.

Katanya,Desa membangun memiliki banyak keunggulan karena warga desa menjadi terlibat dalam proses membangun desanya. Paradigma ini memungkinkan warga desa bisa menentukan sendiri prioritas dan visi pembangunannya sendiri karena keputusannya dilakukan dalam Musyawarah Desa.

Kedua, masyarakat desa terdorong menjadi mandiri dalam merumuskan langkahnya membangun kesejahteraan desa. “Warga juga menjadi jauh lebih bersemangat menjalankan pembangunan desanya karena mereka memiliki hak dan wewenang menentukan apa yang desa mereka butuhkan. Apalagi sekarang mereka bisa mengelola potensinya secara Swakelola. Cara ini bisa menciptakan efisiensi tinggi,” pungkasnya.

Baca Juga

Back to top button