Sah, Yusril Terpilih Musyawarah Mufakat jadi Ketum PBB 2019-2024

Abadikini.com, BELITUNG – Seluruh DPW Provinsi menyampaikan pandangan umum terkait kepengurusan PBB di bawah kepemimpinan Yusril Ihza Mahendra. Mereka kompak menerima laporan pertanggungjawaban dan meminta Yusril kembali menjabat sebagai ketum.

Baca Juga

Keputusan itu diambil dalam sidang pleno laporan pertanggungjawaban DPP dan pandangan umum DPW PBB di Hotel Bahamas, Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Kamis Pukul 01.30 dinihari. Total 34 DPW kompak menyatakan ingin Yusril kembali menjadi ketum.

“DPW Aceh menerima seluruh laporan pertanggungjawaban dan mencalonkan kembali Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra secara musyawarah mufakat (aklamasi),” kata perwakilan DPW PBB Aceh saat menyampaikan pandangan umum mereka.

33 pengurus DPW provinsi PBB lainnya menyatakan hal serupa. Secara bergantian tiap pengurus DPW menyatakan ingin Yusril ditetapkan kembali jadi ketum secara Musyawarah mufakat atau
aklamasi.

Ketua pimpinan sidang pleno muktamar laporan pertanggungjawaban Afriansyah Noor (Ferry) menyebut berdasarkan sidang, DPW PBB se-Indonesia menerima laporan pertanggungjawaban ketum PBB periode 2014-2019. Laporan lalu dinyatakan diterima.

lantas Ferry melanjutkan sidang dengan agenda menindaklanjuti permintaan pengurus DPW PBB agar segera menetapkan Yusril jadi ketum periode 2019-2024.

Sebelum Yusril ditetapkan sebagai ketum terpilih, telebih dahulu Ia ditetapkan sebagai calon ketum.

Setelah Yusril ditetapkan sebagai ketum PBB terpilih, Yusril kemudian memilih Kiai Muqoddas sebagai Ketua Mejelis Syura dan Yasin Ardhy sebagai ketua Mahkamah Partai (MP).

Pimpinan sidang pleno muktamar V PBB Afriansyah Noor, Edy Wahyudin, Dwianto Ananias, Sukmo Harsono, Erly Hasyim, Ahmad Djabid dan Masduki.

Baca Juga

Back to top button