Perjuangan Kita, Bulan Bintang, Haruslah Berbeda Dengan Yang Lain

Orang berpartai itu biasa. Yang tidak biasa adalah ketika dia memilih partai karena alasan ideologis yang bersumber dari keimanannya. Berjuang di partai itu biasa. Yang luar biasa itu adalah ketika dia memutuskan berjuang di partai yang tidak populer karena dianggap menjual mimpi mau menegakkan syariah di tengah masyarakat yang plural.

Istiqomah di partai atau jadi kutu loncat pindah-pindah partai itu biasa. Yang luar biasa adalah orang yang tetap ada di Partai Bulan Bintang (PBB) karena harapannya meraih ridho Allah. Mengapa? Karena inilah satu-satunya partai yang garis perjuangan keislamannya jelas. Bukan untuk mengubah NKRI atau menolak Pancasila tetapi berusaha menerjemahkan fungsi kerahmatan Islam menjadi Undang-Undang yang diberlakukan di Indonesia. Menjadi hukum positif yang bermuara pada peningkatan harkat dan derajat manusia sebagai khalifah Allah di bumi.

Merasa capek, kesal, lesu dan kadang sedikit putusasa ? Wajar-wajar saja. Harus keluar uang ? Ya namanya juga jihad. Jihad dengan harta, pikiran, tenaga bahkan juga jiwa !
Tapi perlu dicatat. Jika kita merasa cape, orang lain pun lebih cape. Jika kita keluar uang, mereka bahkan jauh lebih besar keluar uangnya. Mungkin puluhan kali lipat dari kita.
Namun ada sesuatu yang bisa kita harapkan yang tidak bisa mereka harapkan. Apakah itu ? RIDHA ALLAH …. !

وَلاَتَهِنوُا فی ابتغآء القوم ان تكونواتٱلمون فانهم يٱلمون كما
تٱلمونۖ وترجون من اﷲ مالايرجونۗ وكان اﷲ عليماحكيما
النسآء : ١٠٤

“Dan janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu)! Jika kamu menderita kesakitan maka ketahuilah mereka pun menderita kesakitan pula sebagaimana kamu rasakan, sedang kamu masih dapat mengharapkan dari ALLAH apa yang tidak dapat mereka harapkan.ALLAH Maha Mengetahui. Maha Bijaksana. (Qur’an s-4 An Nisa ayat 104)

Berdasar kesadaran inilah, kita tidak harus berputus-asa, menyerah dan akhirnya berhenti di tengah jalan. Karena perjuangan kita akan bermuara pada keridhoan Allah.
Ketika kita dihadapkan pada penolakan, gangguan bahkan ancaman dari mereka yang tidak sudi PBB eksis dalam jagad perpolitikan Indonesia, ingatlah bahwa kita sedang memperjuangkan Agama Allah. Selama kita berjuang dengan ikhlas, maka DIA-lah yang akan menolong kita.

وكاين من نبي قٰتل معه رِبًيون كثير فما وهنوالما اصابهم في
سبيل اﷲ وماضعفوا ومااستكانوا واﷲ يحب الصبرين
ال عمران :١٤٦

“Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah do’a, “Ya Tuhan kami. ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir”. (Qur’an s- Ali Imron ayat 147).

Marilah kita berusaha, berjuang segenap tenaga, berdoa, menjaga keikhlasan hati dan niat yang terpuji, semoga Allah menolong kita.

يايهاالذين امنوا ان تنصرواﷲ ينصركم ويثبت اقدامكم
محمد : ٨

” Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) ALLAH, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Qur’an s-47 Muhammad ayat 8).

Kita harus mau mengakui bahwa sebagai sebuah partai politik PBB memiliki banyak kelemahan, baik kelemahan dari sisi moral maupun kelemahan yang bersumber dari kapasitas intelektual dan juga permodalan atau dana perjuangan.

Kelemahan dari sisi moral meliputi : tidak ada keberanian; tidak ada keteguhan; tidak ada keikhlasan, hilang semangat dan hilang komitmen dana kesabaran.

Kelemahan yang bersumber dari kapasitas intelektual, antara lain : lemah pengkaderan; lemah imu pengetahuan (kemauan menuntut ilmu rendah); lemah perencanaan; lemah pengorganisasian; lemah keamanan (mudah disusupi musuh) dan lemah memobilisasi potensi.

Kita juga penting memahami bahwa kemuliaan suatu partai bukan terletak pada raihan kursi dan suara tetapi pada keteguhan sikap dalam menjaga komitmen keislaman kita. Jika hal ini kita tetap kita pertahankan, maka suatu saat nanti ALLAH akan memberikan kemenangan..!!

Realitas politik yang sekarang kita hadapi sungguh melahirkan banyak ancaman terhadap konsistensi kader-kader PBB. Salah satunya, sebagaimana sabda Nabi :

يكون بعدى اءمة لايهتدون بهداي ولايستنون بسنتى وسيقوم فيهم رجال قلوبهم قلوب الشياطين في جسمان انس

Akan ada sepeninggalku para pemimpin yang tidak memberi petunjuk dengan petunjukku dan tidak berdasar pada sunnahku, dan akan berdiri di tengah2 mereka beberapa orang yg hati mereka berhati syetan dalam wujud manusia.” (HR Muslim no. 3446).

Marilah kita jadikan PBB sebagai alat perjuangan politik umat Islam dalam menggapai ridha Allah. Kita perjuangkan dengan sikap syukur, sabar dan tawakal. Kita rawat partai kita dengan penuh rasa cinta dengan membangun budaya.

وتواصوابالحق وتوا بالصبر dan وتواصوابالمرحمة

Semoga Muktamar PBB melahirkan keputusan keputusan terbaik untuk umat dan bangsa..
SEMOGA SELAMATLAH BULAN BINTANG BERMUKTAMAR..!

KH Yan Hasanudin Malik
DPW PBB Jabar
DPC PBB Sukabumi
Sukabumi, 21 Muharam 1441 (21 september 2019)

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close