Pendiri Partai Demokrat Klaim Ingin Selamatkan Partai

Abadikini.com, JAKARTA – Partai Demokrat (PD) dinilai harus kembali ke khitah-nya. Anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok menyatakan pentingnya melakukan penyelamatan partai. Dengan begitu, PD dapat kembali meraih hasil positif pada Pemilu 2024.

“Saya pendiri pertama Partai Demokrat. Anggota tim sembilan, dan pernah jadi wakil ketua umum. Sebagai pendiri awal, kami terpanggil melakukan penyelamatan partai. Karena Partai Demokrat dulu adalah partai terbuka dengan ideologi nasionalis religius,” kata Mubarok.

Hal itu disampaikan Mubarok dalam Deklarasi Gerakan Moral Penyelamatan PD (GMPPD) di Jakarta, Kamis (13/6/2019). “Prinsip berpolitik di Partai Demokrat harus bersih, cerdas dan santun. Sekarang ada gejala penyimpangan dari prinsip ini, sehingga terjadi penurunan suara sistematis,” ujar Mubarok.

Untuk diketahui, perolehan suara PD pada Pemilu 2019 hanya 7,7%. Sementara pada Pemilu 2014, PD mendapatkan 10,13%. “Diperlukan langkah tertentu agar partai ini tidak terus turun tapi meningkat pada 2024. Kita harus yakin mampu bangkit kembali,” ucap Mubarok.

Sementara itu, Yusuf Ishak dari Komisi Pengawas (Komwas) PD mengatakan, Komwas memang memonitor seluruh pernyataan dan perilaku dari sejumlah politisi PD. “Kami memang memonitor. Komwas ini pengawal konstitusi partai,” kata Ishak.

Ishak mengingatkan, PD merupakan partai modern. Dibangun atas satu dasar pemikiran yang baik. Ideologinya nasionalis religius. Menurut Ishak norma-norma seperti itu sepatutnya dijalankan pengurus dan kader PD.

“Kami melihat saat ini ada hal-hal melenceng. Kalau kita tidak selamatkan partai ini, kita akan habis 2024. Bisa jadi partai satu koma. Tentu nanti kita akan koordinasi kan dengan Pak SBY (Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono) sebagai sentra figur partai,” ucap Ishak.

Editor
Muhammad Saleh
Sumber Berita
beritasatu
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button