Firza Pilih Yusril Jadi Kuasa Hukum, Rizieq Shihab Curigai Apa yang Dibicarakan

Abadikini.com, JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab melakukan serangan kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra karena tak senang Firza Husein memilih Yusril jadi kuasa hukum atas kasusnya.

Atas dasar itu, PBB menduga Rizieq mencoba menjelekkan nama Yusril. “Yang kemudian menjadi spekulasi adalah apakah karena Firza Husein ini menunjuk Pak Yusril sebagai kuasa hukum dalam kasusnya kemudian beliau marah? Jadi, video lama diungkit kembali,” kata Sukmo dilansir Abadikini dari laman Medcom.id, Jumat (5/4/2019).

Sukmo curiga Rizieq ingin mengetahui apa yang ada dalam pembicaraan Yusril dan Firza. Padahal, lanjutnya, hal itu bersifat rahasia.

“Apa yang disampaikan antara Firza Husein dengan pengacara dalam kasus dia kan cuma Firza dan pengacaranya. Mau apa saja yang diceritain, cuma dia yang tahu,” ujar Sukmo.

Kendati demikian, Sukmo menyebut pihaknya tidak mau ambil jalur keributan. PBB hanya ingin mengambil hak jawab sambil menunggu respon Rizieq.

“Prinsipnya adalah kami menggunakan hak jawab dulu atas tuduhan yang mengatakan Pak Yusril berbohong, PBB curang, dan Pak Jokowi bohong. Semua kami bantah dan kami buktikan yang menyatakan itu (Rizieq) jauh lebih mendusta,” tutur Sukmo.

PBB tidak mau gegabah, Sukmo menyebut pihaknya masih menghargai Rizieq sebagai ulama yang dikagumi oleh Font Pembela Islam (FPI). Untuk itu, PBB hanya menunggu respon dari Rizieq.

“Mungkin saja (Rizieq) sedang ada masalah apa sehingga menyerang PBB,” kata Sukmo.

Kasus Rizieq dan Firza Husein terjadi pada 2017. Saat itu Rizieq ditetapkan sebagai tersangka percakapan mesum yang beredar di dunia maya. Rizieq sempat membantah kasus itu.

Menurut Rizieq, informasi yang beredar bagian dari fitnah. “Itu merupakan ujian dari perjuangan kami,” kata Rizieq, Rabu, 1 Februari 2017.

Yusril vs Rizieq

PBB optimistis apa yang dikatakan Yusril Ihza Mahendra dalam program Newsmaker Medcom.id pada 14 Februari 2019, benar. Saat itu, Yusril mengatakan jika pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ragu dengan keislaman calon presiden Prabowo Subianto.

Belakangan, Rizieq juga mengunggah video bantahan pernah berkata demikian. Video itu dia unggah pada 1 April 2019 di kanal Front TV melalui saluran media sosial Youtube.

“Inti dari percakapan itu, Habib Rizieq mengaku dilematis jika wapres yang dipilih Prabowo Subianto bukan dari kalangan ulama. Rizieq juga sempat meragukan keislaman Prabowo,” kata Sukmo, Kamis, 4 April 2019.

Sukmo menyayangkan sikap Rizieq yang justru menuding Yusril berbohong. Apalagi tudingan itu dilontarkan jelang pencoblosan.

“Dengan demikian apa yang disebut Pak Yusril dalam video benar adanya. Dan apa yang disebut Habib Rizieq di Front TV adalah dusta,” tutur Sukmo.

  • 140
    Shares
Editor
Muhammad Saleh
Sumber Berita
medcom
Topik Berita

Baca Juga