Polres Tidore Gelar Doa Istighotsah di Ponpes Kharisul Khairat

Abadikini.com, TIDORE – Kepolisian Resot (Polres) Tidore Kepulauan menggelar doa bersama yang berlangsung di Pondok Pesantraen Kharisul Khairat Bumi Hijra, di Kelurahan Ome Kecamatan Tidore Utara.Kegiatan doa Istighotsah untuk keselamatan negeri,giat cipta pemilihan presiden,pemilihan legislatif Aman,Damai dan Sejuk di Kota Tidore Kepulauan yan berlangsung sekitara pukul 09:00 Wit.

Doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren sekaligus  Ketua Nahdatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan Ustad Anim Fatahna, dan ikut oleh seluruh tamu pada kegiatan doa istighotsah.Kegiatan yang berlangsung di aula Maftubasinu diikuti oleh ratusan santri pondok pesantren Kharisul Hairat serta jajaran anggota Polres Tidore Kepulaun,Sabtu (2/3).

Kapolres Tidore dalam sambuntanya menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan kedamaian, agar tidak mudah terpecah belah oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” Jangan mudah terprovokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab,”kata Kapolres.

Untuk itu Kapolres meminta kepada masyarakat untuk tidak resah atas kejadian di Kota Tidore terkait dengan beberapa organisasi yang datang membawa misi agama yang kini terjadi di Kabupaten Pulau Morotai,Kota Ternate,Kota Tidore, untuk itu Kapolres mengatakan kasus tersebut bakal ditindaklanjuti dan akan diselesaikan oleh pihak Kepolisian Polres Tidore ,”Mari kita sikapi masalah ini dengan arif dan bijaksana,” ucap Kapolres.

Selain itu juga,Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tidore Kepulauan dan juga sebagai Ketua Forum Kerukunan Umar Beragama (FKUMB), KH.Saleh Yasin mengatakan bahwa melalui doa Istighotsah, selaku umat beragama agar kita senantiasa menjaga silatuhrami yang baik.

Hal senada juga disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Kharisul Khairat Bumi Hijrah Tidore yang juga Ketua NU Kota Tidore Ustad An’im Fatahna usai doa bersama, dia mengatakan bahwa melalui doa bersama ini bisa meredam gejolak yang sudah, untuk selaku pimpinan pesantren menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan keadaan ini.

“Sehingga orang-orang yang bermain di belakang layar tidak menertawakan kita dan tidak merasa gembira dengan keadaan yang keruh ini,untuk itu sekali lagi selaku pimpinan pesantren menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan keadaan ini dan kita serahkan semua ini ke pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus,”ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan doa Istighotsah, Walikota Tidore yang diwakili oleh Asisten II Setda Kota Tidore Kepulauan, Ketua MUI Provinsi Maluku Utara, Ketua MUI Kota Tidore Kepulauan, Kapolres Tidore,Wakapolres Tidore, Kepala Pengadilan Agama Kota Tidore Kepulauan, Ketua Nahdatul Ulama Kota Tidore,Pimpinan dan penasehat Pondok Pesantren Kharisul Hairat,Kepala Kementerian Agama Kota Tidore, Dandim /1505 Tidore, serta tamu undangan lainnya. (Afa)

Editor
Muhammad Saleh
Back to top button