PKS soal Acungan 2 Jari Ratna: Tak Ada Urusan dengan Prabowo

Abadikini.com, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid alias HNW menyesalkan aksi salam dua jari yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet sebelum persidangan kasus penyebaran kabar hoaksdimulai.

Acungan dua jari itu menjadi ciri khas dukungan untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ia menyatakan Ratna seharusnya tak perlu melakukan hal tersebut karena telah dinilai telah merugikan pasangan Prabowo-Sandiaga dan tim suksesnya saat Pilpres berlangsung.

“Enggak ada urusannya dengan Pak Prabowo dan Pak Sandi, beliau sudah, sekali lagi, beliau sudah sangat merugikan Prabowo Sandi dan seharusnya beliau tidak menambah masalah,” kata Hidayat saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Kamis (28/2).

Ratna sempat mengacungkan salam dua jari di awal sidang ketika duduk di kursi terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang tersebut Ratna didakwa telah melakukan perbuatan pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Ratna diancam dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR itu mengaku khawatir sikap Ratna itu makin mengesankan ke publik bahwa kasus itu ada kaitannya kasus tersebut dengan kubu Prabowo-Sandiaga.

Padahal sebaliknya, Hidayat menyatakan kubu Prabowo-Sandiaga tak pernah terlibat dalam kasus tersebut.

“Kalau beliau melakukan itu semakin mengesankan hal yang seolah-olah ada kaitannya dengan Prabowo dan Sandi, jadi menurut saya hal semacam itu tidak perlu dilakukan,” kata dia.

Melihat hal itu, Hidayat menyarankan Ratna tak seharusnya melakukan tindakan yang semakin menambah salah paham di masyarakat.

Hidayat lantas menyarankan Ratna seharusnya fokus dalam proses hukumnya ketimbang berpose dua jari dalam persidangan.

“Fokus saja, tidak perlu menampilkan satu jari dua jari, tiga jari, fokus saja membela dirinya,” kata dia.

Selain itu, Hidayat turut menyarankan seharusnya Ratna bertanggung jawab terhadap kasus yang sudah merugikan banyak pihak, termasuk bagi kubu Prabowo-Sandiaga.

“Kalau ternyata ternyata memang betul-betul melakukan pembohongan ini untuk kepentingan apa, ya silakan dibuka,” kata dia.

Sumber Berita
CNN Indonesia

Baca Juga

Back to top button