Prabowo-Sandi Jangan Sampai Pecat Neno Warisman

Abadikini.com, JAKARTA – Puisi Neno Warisman yang disampaikan di acara Malam Munajat 212 membuat simpati masyarakat terhadap pasangan capres – cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Penilaian tersebut disampaikan Pengamat Politik Ujang Komarudin. Dia menyarankan, Prabowo -Sandiaga menegur tim sukses yang melakukan blunder politik. Termasuk ke Neno yang berlebihan dalam berpolitik.

“Saya rasa harus menegur. Menegur untuk membangun komitmen bersama (menangkan Prabowo-Sandiaga),” kata Ujang saat dihubungi, Selasa (26/2/2019).

Menurut dia, teguran merupakan langkah terbaik. Prabowo – Sandiaga perlu memiliki wibawa di hadapan tim suksesnya. Namun, pasangan Prabowo – Sandiaga tidak boleh mencopot Neno yang kini sebagai Wakil Ketua Wakil Ketua BPN Prabowo – Sandiaga.

“Kalau mencopot, saya kira tidak perlu. Karena nanti jadi polemik di internal tim sukses,” ungkap pria yang juga menjabat Direktur Indonesia Political Review ini.

Ujang mengatakan, puisi yang disampaikan Neno berpotensi mengaburkan iman umat. Puisi Neno juga berpotensi membangun ketegangan karena perbedaan politik.

“Beda pilihan boleh, jangan sampai membangun konstruksi berpikir yang membangun ketegangan di masyarakat. Karena itu menegur jalan terbaik agar blunder tidak terus terjadi bagi pasangan capres-cawapres nomor 02,” pungkasnya, seperti dilasir JPNN.

Sebelumnya, puisi kontroversial dibacakan Neno Warisman ketika menghadiri acara Malam Munajat 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Ibu tiga anak itu khawatir, masyarakat tak menyembah Tuhan jika capres yang diusungnya tak menangi kontestasi politik.

“Namun, kami mohon jangan serahkan kami pada mereka yang tidak sayang pada kami dan anak cucu kami. Jangan kau tinggalkan kami. Menangkan kami. Karena jika engkau tak menangkan, kami khawatir, ya, Allah, kami khawatir, ya, Allah, tidak ada lagi yang menyembahmu, ya, Allah. Izinkan kami memiliki generasi yang dipimpin oleh pemimpin terbaik dengan pasukan terbaik untuk negeri adil dan makmur terbaik,” ucap Neno membacakan puisinya.

Editor
Muhammad Irwan

Baca Juga

Back to top button