Kappu Pusat: Saatnya Petani dan Nelayan Hidup Lebih Baik

Abadikini.com, JAKARTA- Sehari setelah PBB ditetapkan sebagai Partai Peserta Pemilu 2019, gerak KAPPU Pusat dalam rangka merajut silahturahim terhadap ormas-ormas Islam terus berlanjut. Kali ini DPP PBB Cq KAPPU Pusat menghadiri sulahturahim dengan Pengurus Besar Syarikat Tani Islam Indonesia bertempat di Gedung DDII Jl. Kramat Raya – Jakarta.

Dalam acara sulahturahim yang penuh dengan harapan agar Partai Bulan Bintang dapat menjadi salah satu partai penyeimbang dan wadah perjuangan aspirasi umat islam Indonesia.

Dalam nuansa yang hangat DR. Abdullah Puteh sebagai Ketua Umum PB-STII mengatakan bahwa sejatinya STII sangatlah gembira setelah mengetahui PBB ditetapkan sebagai peserta pemilu, karena biar bagaumanapun STII mempunyai ikatan emisional yang kuat dengan PBB terutama ideologi Islamnya, selain itu PB STII juga bertekad untuk berjuang bersama dalam memenangkan PBB dalam hajad pemilu 2019 yang akan datang.

PB-STII dalam pandangannya juga memaparkan adanya pontensial suara dari lapisan bawah terutama petani dan nelayan, dimana menurut DR.

Iwan salah satu ketua PB-STII mengatakan ada 56% suara petani dan nelayan yang turut menyumbang hasil suara pemilu secara nasional, ini merupakan market yang pontensial dimana hampir semua partai berupaya mengambil suara petani dan nelayan, namun setelah diperoleh suara tersebut keberpihakan partai dengan petani dan nelayan tidak ada yang mengakomodir.

Untuk itu PB-STII akan berjuang bersama PBB terutama disektor pertanian dan perikanan dengan harapan petani dan nelayan akan tertampung aspirasi politiknya bersama Partai Bulan Bintang.

DR. Muhanto, AQ, MM sebagai ketua KAPPU Pusat yang juga mewakili DPP PBB sebelumnya menghaturkan permohonan maaf dan salam hangat dari Ketua Umum PBB Prof Yusril Izha Mahendra dan Ketua Majelis Syuro DR. MS. Kaban yang tidak dapat turut hadir dikarenakan ada acara lain diluar daerah, salam dari beliau berdua untuk STII tutur Muhanto.

Ajakan STII untuk bersatu padu dalam berjuang menyambungkan aspirasi umat sangatlah diterima oleh DPP PBB, bahkan DR. Muhanto juga menuturkan bahwa ini bukan pertemuan yang pertama dan terakhir, bagaimana ini berkelanjutan dan mengajak untuk kembali duduk bersama dalam mengentaskan program-program khususnya dibidang pertanian, kita rumuskan bersama dengan data-data kongkrit.

Muhanto juga secara simbolik menyerahkan Formulir Bakal Calon Anggota Legislatif yang diterima langsung oleh Ketua Umum PB-STII, mari kita berjuang bersama PBB daftarkan putra putri terbaik STII untuk menjadi wakil rakyat baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/ Kota.

Selain itu dalam pertemuan ini hadir juga Wakil Ketua Umum PBB H. Jurhum Lantong dan Sekretaris KAPPU Pusat NS. Aji Martono.

Jurhum menambahkan bahwa PBB tetap akan terus berjuang membela rakyat banyak apalagi petani dan nelayan, perlu diingat bahwa dalam pemilu 2019 nanti ada ambang batas atau parlement treshold 4% atau setara minimun 8 juta suara dan kalau diakumulasi dalam jumlah kursi DPR RI sebanyak 24 kursi ini tugas minimun kami, namun hal ini sangatlah membutuhkan peran serta umat islam juga STII khususnya untuk bersatu dalam wadah partai bulan bintang.

Selain itu, Jurhum mengatakan bahwa PBB tetap mengusung Prof Yusril Izha Mahendra sebagai Calon Presiden RI, kita harus bersama-sama mengusung pak Yusril, apapun bisa terjadi.

Dalam silahturahim yang juga dihadiri ole ketua-ketua wilayah STII diantaranya Ketua Wilayah Jawa Barat, Aceh, DKI Jakarta dan Banten, mereka menginginkan adanya komunikasi yang harmonis dan pertemuan yang sama antara PW-STII dengan DPW dan DPC PBB, sehingga bisa tetap bersama dalam menjalankan program-program khususnya disektor pertanian. PBB harus bangkit dan menjadi partai besar imbuh Ketua PW-STII Jawa Barat. (ak/beng)

Back to top button