Wow, PKB Dua Kali Terkejut Jagoannya Terciduk OTT KPK

Abadikini.com, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam sepekan ini telah dua kali keluarkan statemen terkejut. Ungkapan terkejut itu di ucapkan Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan.

Baca Juga

Ungkapan terkejut pertama oleh Daniel Johan dua hari yang lalu saat ketika KPK lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadapa Bupati Ngada yang Juga Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Marianus Sae.

Daniel Johan mengatkan PKB sebagai parpol pengusung Marianus merasa terkejut.
“Tentu kami terkejut dan berharap itu bukan Marianus,” kata Ketua Desk Pilkada PKB Daniel Johan saat dikonfirmasi awak media, Minggu (11/2/2018).

Sementara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar Alias Cak Imin menegaskan PKB akan alihkan dukungan kepada paslon lain di pilkada NTT.

“PKB sebagai parpol pengusung akan mengalihkan dukungan kepada calon lain. Sungguh kaget tentu peristiwa di luar dugaan. Dan pasti kita akan mengalihkan dukungan,” kata Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat menghadiri refleksi Imlek PKB 2018 di Restoran Eka Ria, Jalan KH Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Diketahui, Marianus Sae ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Wilhelmus Iwan Ulumbu (kontraktor di Ngada, NTT). Total suap yang diterima Rp 4,1 miliar terkait sejumlah proyek infrastruktur di Ngada.

Rasa terkecut itu juga belum usai, hari ini PKB melalui Ketua Desk Pilkada PKB Daniel Johan lagi-lagi ungkapkan rasa terkejut atas terciduknya Bupati Subang Imas Aryumningsih yang juga di usung PKB dalam Pilkada Serentak 2018 ini.

“Kami terkejut dan nggak pernah membayangkan bahwa Imas bisa terlibat OTT. Ini sebagai warning bagi seluruh calon bahwa masyarakat membutuhkan calon yang membawa atau memberikan contoh yang baik,” ujar Ketua Desk Pilkada PKB Daniel Johan saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/2/2018).

PKB akan menarik dukungan terhadap Imas jika putusan hakim sudah berkekuatan tetap (inkrah). Namun jika kekuatan hukum tetap terhadap Imas setelah masa pencoblosan 27 Juni, DPP PKB akan berkoordinasi dengan DPW PKB Jabar terkait dukungan kepada Imas.

“Kami ikuti aturan UU sampai ada kekuatan hukum yang tetap. Kalau sudah inkrah, kami akan melakukan pengalihan dukungan dan koordinasi dengan DPW,” terangnya.

Diketahui, KPK mengamankan Bupati Subang Imas Aryumningsih dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dari operasi ini, uang ratusan juta rupiah diamankan.

“Ratusan juta sejauh ini (yang diamankan),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (14/2/2018).

Febri menyebut ada komitmen lebih dari nominal yang diamankan. KPK menduga transaksi ini terkait dengan kewenangan perizinan.
“Diduga dari pembicaraan awal miliaran rupiah,” lanjut Febri.

Sebelumnya, Komesioner KPU Hasyim Asyari mengatakan partai politik tidak dapat menarik dukungannya terhadap pasangan calon yang diusung.

“Calon yang bersangkutan kena masalah hukum, seperti di Jombang dan NTT maka status pendaftaran dinyatakan tetap berlanjut. Tidak bisa kemudian pencalonannya dibatalkan, tidak bisa kemudian partai politik menarik dukungan,” ujar Hasyim di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018). (ak.selly)

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button