Surat Terbuka Untuk Joko Widodo Dari Warga Timor Leste

 Seorang warga dari Timor Leste, Bella Galhos yang sebulan lalu berkunjung ke perkampungan kumuh di Jakarta, membuat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo.

Surat terbuka yang diunggah di aku Facebook miliknya itu berisi harapan agar Jokowi masalah perkampungan kumuh di Jakarta. Selain itu, Surat pujian Bella itu juga berisi pujian kepada Jokowi yang memilih Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

 

Berikut surat terbuka yang ditulis Bella Galhos untuk Presiden Jokowi tesebut: 
 
Yang Terhormat Bapak Presiden Joko Widodo, 

Nama saya, Bella Galhos dari Timor Leste. Sebelumnya saya minta maaf karena Bahasa Indonesia saya kurang baik, andaikan ada kata-kata yang tidak dimengerti atau salah, mohon dimaafkan. Sebulan yang lalu Saya diundang ke Jakarta oleh Rapporteur PBB Urusan Perumahan Layak Huni, Ibu Leilani Farha, untuk membagi informasi tentang Timor Leste, sekalian belajar dari Komunitas Pemukiman di Jakarta yang rawan akan pengusuran. Pada kesempatan itu, saya juga diundang oleh Komnas Perempuan dan beberapa organisasi untuk berbicara di kantor mereka. 

Ada beberapa alasan penting, kenapa saya menulis surat ini ke Bapak Presiden Jokowi. 

Pertama, saya telah berjanji kepada Komunitas Kampung Aquarium dan Ibu-ibu yang membagikan kisah perjuangan mereka untuk mempertahankan kampung mereka. Kisah mereka bukan sekadar cerita kosong. Kisah mereka penuh arti, tentang hidup dan mati mereka. Saya sangat kagumi kepemimpinan Bapak Jokowi. Kepemimpinan Bapak merupakan teladan buat pemimpin-pemimpin banyak, terutama di kawasan ASEAN. Saya sangat mengharapkan kemimpinan Bapak Presiden Jokowi dalam menyelesaikan permasalahan di Ketiga Kampung di mana masyarakatnya hidup sangat melarat dan kehidupan mereka sangat memprihatikan.  

Kedua, saya sangat dan sangat mengharapkan Bapak Presiden Jokowi akan mengambil sikap dan kebijakan yang baik dan benar ketika mengambil keputusan memindahkan atau merelokasikan masyarakat yang tinggal di Pemukiman Kampung Akuarium, Kampung Tongkol serta, Kampung Kerapu. Ketiga lokasi yang kami datangi, masing-masing mempunyai potensi masalah yang sangat memprihatinkan buat komunitas, terutama untuk keamanan perempuan dan anak-anak. 

Kami sangat mengharapkan Bapak Presiden mendengarkan semua aspirasi komunitas ketiga Kampung sebaik-baiknya, sebelum mengambil keputusan membuat perubahan pada lingkungan yang sudah Mereka huni puluhan tahun. Saya mengharapkan kebijakan Bapak Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan semua aspek, terutama sisi kemanusiaan ketiga Kampung yang sudah kami sebut di atas. 

Alasan terakhir, sebagai Aktivis Hak Asasi Manusia, juga perempuan yang memperjuangkan kesetaraan hak semua orang, saya “kagumi” Keputusan Bapak Presiden memilih Ibu Susi Pujiastuti sebagai Menteri Perikanan Indonesia. Bidang/sektor yang jarang mempertimbangkan Perempuan sebagai Pemimpin. Bapak Presiden sungguh, keputusan ini menunjukkan Bapak Presiden Jokowi mengerti benar dan mendalami isu kesetaraan partisipasi perempuan dalam pembangunan. 

Bapak tidak sekadar memilih perempuan karena dia perempuan, tetapi Bapak memilih Ibu Susi Pujiastuti karena Ibu Susi Pujiastuti “bisa”. Saya mengaggumi sikap dan kinerja Ibu Susi Pujiastuti. Beliau merupakan panutan bagi saya, selain Ibu saya sendiri. Harapan saya, suatu hari bisa bertemu Ibu Susi Pujiastuti secara pribadi, dan mendengar dan melihat pengalaman dan pekerjaan beliau. 

Sekali lagi, saya ucapkan banyak terima kasih, atas kesediaan waktunya untuk membaca surat yang telah saya kirim melalui inbox FB-nya Bapak Presiden Joko Widodo. 

Timor Leste, 10 Oktober, 2017

Hormat saya, Bella Galhos.

Baca Juga

Back to top button