Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim dapat Gelar Kehormatan dari Gubernur IPDN

abadikini.com, SUMEDANG – Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim, MH, mendapat penghargaan istimewa di suasana HUT Ke 72 Kemerdekaan RI Tahun 2017. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini, mendapat penganugerahan berdasarkan keputusan Gubernur IPDN Nomor 861-416 Tahun 2017 tanggal 16 Agustus 2017 tentang Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan.

Penganugrahan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan diberikan langsung oleh Gubernur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof. DR. Ermaya Suradinata, dalam bentuk upacara resmi di Lapangan Parade IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Senin (21/8/2017).

Menurut Ermaya, Walikota Tidore patut mendapat gelar kehormatan dari IPDN karena dinilai sebagai seorang pejabat birokrasi yang telah berjasa dalam membina dan mengemmbangkan prestasi alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaaan.

Selaian itu Ermaya sebagai orang nomor satu di IPDN, mengakui keberhasilan walikota dalam memimpin Kota Tidore Kepulauan karena telah memiliki ilmu Hasta Brata yang bermakna seorang pemimpin mampu memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya.

“Saya telah mengetahui dan mengakui bahwa sudah banyak keberhasilan yang telah dicapai oleh Pak Capt. H. Ali Ibrahim, MH. Oleh karena itu, seluruh alumni IPDN di Kota Tidore Kepulauan harus memberikan dukungan penuh,” terang Prof. DR. Errmaya dihadapan sekitar 4000 siswa IPDN dan para pejabat, dosen dan PNS IPDN yang hadir dalam upacara penganugerahan gelar kehormatan tersebut.

 

 

Menurut Prof. DR. Ermaya, Walikota Tidore Kepulauan telah memiliki dan mempraktekan 8 ajaran kepemimpinan Hasta Brata. Hasta Brata adalah symbol dari Sifat Bumi yang bermakna memberikan tempat hidup bagi manusia. Sifat Bulan menjadi sumber cahaya, sifat samudera adalah simbol jekapangan dada dan keluasan hati. Sifat bintang yaitu pemimpin yang memiliki kepribadian mulia.

Selanjutnya, Sifat Angin bermakna pemimpin selalu melakukan check and balance sebelum berbicara atau mengambil keputusan. Sifat Api yaitu cekatan dan tuntas dalam menyelesaikan persoalan, serta sifat air adalah pemimpin yang akan selalu rendah hati.

Di akhir sambutan Gubernur IPDN ini menguraikan tentang kebesaran sejarah Tidore masa lalu yang patut dikembalikan di masa kepemimpinan Capt. H. Ali Ibrahim. Menurut Ermaya sejarah masa lalu Tidore sangat gemilangm salah satunya sebagai pusat Ibukota Irian Barat yang berkedudukan di Soasio, Tidore. “Tidore dulu hebat, karena Soasio menjadi Ibukota Irian Barat,” terang  Ermaya.

Di tempat yang sama, dihadapan Ribuan Siswa IPDN, Walikota Capt. Ali Ibrahim menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Gubernur dan seluruh Civitas Akademika IPDN, serta Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, yang telah menganugerahkan Lencana Alumni Kehormatan,

“Ini merupakan sebuah penghargaan dan sekaligus amanah yang akan saya jaga, karena dibalik lencana berbentuk bintang Hasta Brata ini terkandung makna dan filosofi kepemimpinan yang luar biasa. yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya,” jelas Walikota Ali Ibrahim.

Menurut Walikota antara IPDN dan Tidore memiliki hubungan kekeluargaan yang sangat erat, karena sejak tahun 2004, Gubernur IPDN Prof. DR. Ermaya, telah menjadi bagian dari keluarga besar Kesultanan Tidore, dengan Gelar Kehormatan sebagai Jou Hukum Nyili Gulu-Gulu yang artinya adalah sebagai Penasehat Hukum dan Pemerintahan Kesultanan Tidore untuk wilayah yang jauh yang mencakup wilayah Papua dan Seram.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Walikota Asrul Sani Soleiman, Kadis Diknas Ismail Dukomalamo, Kepala BKD Sura Husain, Kadis Penanaman Modal Syafruddin Adam, Kadis Kominfo Muhmmad Yusuf, Kadis Pariwisata Yakub Husain, Kadis PMD Hamid Abdullah, Kepala BPBD M. Ikbal Japono, Kabag Organisasi Sofyan Saraha dan Camat Tidore Abdul Hakim Adjam. (g.ak)

Baca Juga

Back to top button