Walikota Ali Ibrahim Turun Lansung Promosi Pariwisata Tidore di Bali

abadikini.com, BALI – Walikota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim, MH mengunjungi stand promosi wisata milik pemkot Tidore Kepulauan dan sekaligus ambil bagian memberi pencelasan kepada para wisatawan yang mengunjungi stand Tidore di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali di sela-sela acara Rapat Kerja Jaringan Kota Pusaka ke VI tahun 2017, Selasa 18 April 2017.

Ali Ibrahim mengatakan bahwa, promosi wisata dalam bentuk kegiatan pameran di pulau bali yang merupakan pusat wisata di indonesia sangat bermanfaat bagi bidang pariwisata karena langsung disaksikan oleh para turis baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Pemerintah daerah kota tidore kepulauan akan lebih memperhatikan promosi untuk pariwisata dengan memberikan porsi anggaran yang lebih untuk memperkenalkan kota tidore kepulauan di indonesia bahkan di luar negeri,” kata Ali Ibrahim di Gianyar Bali, Selasa (18/4/2017)

“Untuk itu Ali Ibrahim berharap kepada Dinas Kebudayaan dan Priwisata Kota Tidore Kepulauan untuk lebih intensif mengikuti kegiatan pameran yang dilaksanakan terumatam di pulau bali atau daerah lain di indonesia untuk mendukung program daerah,” sambung Ali Ibrahim.

Ali Ibrahim juga berkesempatan memberikan penjelasan langsung mengenai potensi wisata Kota Tidore Kepulauan kepada para pengunjung yang didominasi para mahasiswa dan pelajar, juga penjelasan mengenai khasiat sejumlah produk rempah-rempah seperti kayu manis untuk mencegah kolesterol, cengkeh dan biji pala yang merupakan rempah-rempah rebutan bangsa asing sejak dahulu, juga menjelaskan peristiwa kunjungan dari presiden pertama RI Soekarno sampai kunjungan Presiden Jokowi ke Kota Tidore Kepulauan.

Diketahui, Kota Tidore Kepulauan dalam pameran ini menampilkan berbagai hasil bumi seperti pala dalam bentuk hasil olahan berupa syirup dan selai, cengkeh dan kayu manis, sagu aneka rasa, kerajinan tangan dalam bentuk souvenir. Kue dan jajanan khas tidore, foto dan video tentang budaya serta keindahan alam Kota Tidore Kepulauan serta kopi khas tidore “kopi dabe” yang laku keras di pesan oleh pengunjung. Semua yang dipamerkan dalam stand merupakan kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi Kota Tidore Kepulauan. (sl.ak)

Baca Juga

Back to top button