Pengurus Ranting PBB Bersama Dicky Candra Kampanye Kreatif Bikin Nasi Liwet 50 Meter

abadikini.com, KOTA TASIKMALAYA – Calon Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, kerap menggelar kampanye kreatif selama masa kampanye Pilkada Kota Tasikmalaya.

Sebelumnya, Dicky menggelar acara Ngobeng balong, pertunjukan kaulinan urang lembur dan peluncuran iket khas Tasik di sela kampanyenya. Pada Sabtu 4 Februari 2017 ini, Dicky berkampanye dengan membuat nasi liwet terpanjang.

Perlombaan yang dilaksanakan di Situ Cibeureum, Tamansari ini, diikuti oleh 48 pengurus ranting Partai Bulan Bintang, partai yang mengusung pasangan kandidat Dicky Candra-Denny Romdony. Panjang nasi liwet sendiri mencapai 50 meter.

Nasi liwet digelar di atas daun pisang. Tidak hanya nasi, ada juga kuliner khas pendamping nasi liwet, seperti ikan asin, ikan goreng, jengkol, petai dan tentunya sambal terasi.

“Dari segi kompetisi, sebetulnya ini cuma pancingan bagi warga Jawa Barat. Kota Tasikmalaya sudah bikin liwet sepanjang ini, kota kabupaten lain mudah-mudahan bisa lebih panjang lagi,” kata Dicky di sela-sela acara makan nasi liwet bersama di Situ Cibeureum, Tamansari, Jumat, (4/2/2017).

Dari segi silaturahmi, tambah Dicky, lomba bikin nasi liwet ini bisa mempertemukan warga. Kemudian mereka makan bareng nasi liwet yang disajikan di atas daun pisang.

Sementara dari segi pengembangan potensi, Dicky menjelaskan, momen seperti ini untuk mengenalkan nasi liwet kepada orang luar negeri.

“Kenapa orang Indonesia banyak makan sushi, ramen, maupun burger. Ini karena warga negara pembuat kuliner tersebut mencintai budayanya sehingga orang lain suka budaya mereka. Makanya kita harus cinta budaya kita, termasuk kuliner supaya orang-orang luar menyukai juga,” beber Dicky.

Pada lomba membuat nasi liwet ini, Dicky mengajak salah seorang bule warga negara Amerika, Danniky untuk mencicipi nasi liwet. “Saya kenalkan kepada bule supaya mereka belanja di tempat kita. Memutarkan uangnya di kita,”.

Disinggung ihwal dirinya yang tidak pernah meminta dicoblos saat kampanye, Dicky menjelaskan, Rasulullah SAW dalam hadistnya mengatakan jangan pernah meminta jabatan. Jabatan, kata dia, bukan untuk diminta. “Makanya saya tidak pernah minta dicolok (dicoblos). Saya hanya minta doa,” tegas dia.

Sementara Danniky mengatakan, nasi liwet sangat enak. Di Amerika, tidak ada nasi seperti ini. “Sangat enak. Terlebih jika makannya bersama-sama teman seperti sekarang,” katanya.

Ketua panitia lomba nasi liwet, Yayat Hidayat mengatakan, peserta lomba sangat kreatif dalam membuat nasi liwet. “Semuanya bagus, penyajiannya bagus, kreatif, masakannya enak,” katanya.

Sumber: Tempo

Baca Juga

Back to top button