Soal Cerita Film G30S/PKI, Rachmawati Sebut itu Bohong??

Abadikini.com, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri kurang setuju dengan adanya pemutaran film G30S/PKI pada 30 September mendatang. Menurutnya, isi film tersebut tidak utuh.

“Kalau soal film dari dulu saya memang sebetulnya kurang sreg itu. Film itu kan sebenarnya tentang inovasi kan ya. Tidak semua yang menjadi saksi hidup itu menjadi catatan di dalam skenario. Saya ngerti betul karena saya pernah jadi sutradara film,” kata Rachmawati di kediamannya, Jl Jati Padang, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).

Menurut saudara kandung Megawati Soekarnoputri ini, kisah tayangan berdarah tersebut tidak sesuai dengan peristiwa aslinya atau bisa disebut bohongan. Pengalaman sejarah juga tidak bisa diulang secara utuh.

“Kita tahu bagaimana proses, tidak semua yang ada di sejarah itu bisa diterapkan secara utuh banyak sesuatu yang saya lihat tidak pas dengan kenyataan sesungguhnya. Kalau ditanya setuju atau tidak sebenarnya saya kurang setuju,” tuturnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebelumnya mempersilakan anggotanya dan masyarakat menonton bersama film G-30S/PKI. Film itu menceritakan sejarah kelam Indonesia juga sebagai penegasan bahwa RI menolak komunis.

“Untuk nobar bersama itu hak seluruh warga negara bukan hanya hari ini, kemarin, besok, silakan semuanya bisa nonton,” kata Hadi di acara silaturahmi dengan ratusan Veteran atau Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Sudirman, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018) lalu.

Menurut Hadi, film tersebut sebagai bagian dari sejarah bangsa. Di mana ideologi komunis harus benar-benar ditolak untuk tidak bisa masuk ke negeri Pancasila ini.

“Sehingga generasi muda harus benar-benar tahu,” imbuh Hadi. (bob.ak/mdk)

  • 8
    Shares
Topik Berita