FBI Tangkap Warga Surabaya yang Retas Ratusan Website Internasional

Abadikini.com, JAKARTA- Hasil pengembangan tim siber Polda Metro Jaya bersama FBI, pelaku peretas ratusan website nasional dan international bertambah menjadi tiga orang. Komplotan hacker yang tergabung berhimpun dalam komunitas Surabaya Black Hat (SBH), masing-masing tersangka yakni berinisial NA (21), KSP (21) dan ATP (21), mereka ternyata masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Surabaya.

“Ketiganya umur sekitaran 21 tahun, pekerjaan mereka mahasiswa di bidang IT, masih ada yang sementer lima juga enam,” kata Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu di kantornya, Selasa (13/3/2018).

Ketiga pelaku itu diciduk pada Minggu 11 Maret di kawasan Surabaya, Jawa Timur, setelah mendapat informasi dari Federal Bureau of Investigation (FBI) yang menyebutkan ada ribuan situs di Amerika Serikat (AS) yang diretas oleh hacker asal Indonesia.

“Awalnya ada informasi yang masuk ke pusat pelaporan kejahatan, di New York sana, dia monitor adanya sistem elektronik yang dirusak, ada 44 Negara lebih,” katanya.

Para pelaku itu sengaja masuk pada sistem orang lain menggunakan keahlian dibidang IT. Setelah berhasil menaklukkan sistem keamanan website itu kemudian para komplotan hacker itu mengancam admin atau pemilik website untuk membocorkan dokumennya sebelum mengirimkan sejumlah uang.

Uang yang diminta itu harus dikirim melalui aplikasi pembayaran elektronik PayPal maupun Bitcoin. Alasannya, agar transaksi mereka sulit diketahui oleh pihak kepolisian. (ak/okz)

  • 6
    Shares
Topik Berita