Megawati Diserang Berita Hoax Dengan Meminta Pemerintah Tiadakan Adzan di Masjid

Abadikini.com, JAKARTA- Setelah sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jadi korban hoax. Kini hal itu menyasar ke Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Presiden Indonesia kelima itu terkena hoax dari situs media online ‘abal-abal’ yang menyebutkan, “Megawati Minta Pemerintah Tiadakan Adzan di Masjid, Karena Suaranya Berisik”.

‎Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan, pihaknya selalu berjuang mewujudkan politik yang berkeadaban terus disampaikan oleh ketua umum. Meski Megawati terus diserang dan difitnah, termasuk fitnah soal larangan adzan baru-baru ini.

“Ibu Megawati selalu diam menghadapi berbagai serangan tersebut. Namun diamnya Ibu Megawati sebenarnya disertai keprihatinan yang mendalam, bahwa martabat sebagai bangsa, mengalami kemunduran,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/2).

Hasto juga menambahkan, ‎meminta kepada kader PDIP untuk menjaga semua perkataanya. Para kader harus mengajarkan nilai-nilai kebenaran, moral, etika yang baik, serta peradaban sebagai bangsa yang santun dan toleran.

“Karena itulah setiap anggota dan kader partai harus berdisiplin berbicara, berpikir positif dan terus menunjukkan tradisi politik yang membangun peradaban,” katanya.

Diucapkan Hasto, adanya serangan hoax kepada Megawati dan juga ke PDIP akan diubah oleh para kader menjadi serangan yang positif. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan karena adanya isu-isu hoax tersebut.

“Seluruh simpantisan, anggota dan kader partai agar tetap tersenyum menghadapi berbagai serangan,” ungkapnya.

Sementara kepada pihak-pihak yang selalu menebarkan kebencian lewat kabar-kabar hoax harus segera disadarkan. Itu menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkan nilai-nilai ketuhanan yang adil dan beradab.

“Biarkanlah proses hukum yang berkeadilan yang akan menyelesaikan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, dalam akun Facebook, Tomy Atmaja Puta diketahui melakukan share sebuah portal berita yang berjudul “Megawati Minta Pemerintah Tidakan Azan di Masjid, Karena Suaranya Berisik”.

Berita itu diketahui dibuat oleh situs, med1a-terpercaya. blogspot.pe. Namun saat postingan berita tersebut ingin dilihat. Rupanya media itu sudah diblokir. (ak/jp)

  • 72
    Shares
Topik Berita

Baca Juga