Bupati Ilham Azikin Letakkan Batu Pertama Rumah Tahfidz Alquran dan Tempat Wudhu di Masjid Raya Bantaeng

Abadikini.com, BANTAENG – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin  lakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Alquran dan Tempat Wudhu, pada Jumat (13/5/2020) bertepatan 13 Syawal 1443. H, setelah sholat subuh berjamaah.

Ketua pengurus Masjid Raya Bantaeng H.M Amri Pakkanna mengatakan, bahwa bangunan ini Rumah Tahfidz Alquran dan Tempat Wudhu, berlantai 2 dengan peruntukan 1 untuk tempat wudhu Laki laki dan perempuan.

Dia menjelaskan, kebutuhan Rumah Tahfidz ini sangat di butuhkan karena saat ini sudah membina 15 santri yang mondok dengan menggunakan rumah sementara dan Insya Allah setelah selesai bisa menampung sampai 50 orang santri.

“Sementara untuk untuk tempat wudhu dan toilet juga di menjadi prioritas mengingat Masjid Raya Bantaeng adalah yang sangat strategis bagi para musafir untuk siinggah melakukan ibadah ataupun hanya singgah membersihkan diri selanjutnya melanjutkan perjalanan yang saat ini tidak mampu menampung pada saat waktu sholat, ujar Amri Pakkanna.

Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin mengapresiasi Ide yang dibuat oleh pengurus Masjid Raya. Secara tidak langsung akan mensukseskan program pemerintah Kabupaten Bantaeng satu tahfidz satu desa.

Kata dia, hal lain adalah Masjid Raya adalah daerah yang menjadi ikon Bantaeng sehingga fasilitas fasilitas Masjid Raya ini harus lengkapdan berstandar sehingga kenyamanan beribadah lebih baik lagi. Masjid Raya Ini akan menjadi tempat transit bagi warga yang melintas di Kabupaten Bantaeng sehingga roda ekonomi secara tidak langsung akan meningkat.

Dalam peletakan batu pertama ini diawali oleh Bupati Bantaeng  DR Ilham Azikin, selanjutnya Dandim Bantaeng 1410 Bantaeng di wakili oleh Kasdim, Wakapolres Bantaeng dan ketua pengurus Masjid Raya dan dilanjutkan Ngopi bersama yang merupakan agenda rutin setiap hari Jumat setelah Kajian Jumat Subuh yang dilakukan oleh pengurus Masjid Raya Bantaeng.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker