Film Dokumenter Tiongkok Diminati Penonton Indonesia

Abadikini.com, JAKARTA – Tiongkok dan Indonesia diketahui telah menjalin kerja sama bilateral dalam waktu yang cukup lama.

Hubungan baik yang terjalin antara Tiongkok dan Indonesia tidak hanya melalui kerja sama ekonomi. Pertukaran budaya juga menjadi jembatan yang mempererat hubungan kedua negara. Lewat pertukaran budaya, kedua negara dapat saling mengenal lebih dalam dan membangun hubungan yang lebih serasi.

Sepanjang tahun 2021, China Media Group (CMG), super holding media-media nasional di Tiongkok, kembali mempersembahkan berbagai film-film dokumenter, animasi dan drama yang dapat dinikmati oleh penonton di Indonesia.

Hingga hari ini, telah ada 3 film dokumenter yang tayang di stasiun televisi TVRI serta Nusantara TV, yaitu Aerial China: Xinjiang, Beyond the Mountains dan Flurs of Xinjiavoang.

Masing-masing film dokumenter ini menceritakan tentang berbagai sisi provinsi dengan daratan terluas di Tiongkok yaitu Xinjiang. Xinjiang memiliki berbagai keragaman suku, budaya dan agama. Melalui ketiga dokumenter ini, penonton dapat melihat lebih dekat dan mengetahui lebih dalam lagi mengenai Xinjiang.

Dokumenter Aerial China: Xinjiang membawa penonton melihat Xinjiang dari langit, seakan-akan sedang mengelilingi provinsi tersebut dari sebuah helikopter.

Sementara, Beyond the Mountains membawa penonton menelusuri kehidupan-kehidupan sosial di Xinjiang. Dalam dokumenter ini penonton dapat melihat berbagai macam suku dan etnis di Xinjiang serta melihat bagaimana kehidupan mereka di Xinjiang.

Sedangkan Flavors of Xinjiang, menyediakan konten yang penuh dengan makanan-makanan khas Xinjiang yang mungkin masih asing di mata orang-orang Indonesia.

“Sebagai mahasiswa jurusan Sastra Tiongkok, saya merasa sangat senang dapat menonton ketiga dokumenter ini, karena ketiga dokumenter ini dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian penonton sepanjang film berlangsung. Sekarang saya dapat lebih memahami kebudayaan di Tiongkok, khususnya provinsi Xinjiang,” kata Susantyo mahasiswa Sastra Tiongkok dari Universitas Bina Nusantara, seperti dikutip dari beritasatu, Senin (3/1/2022).

Selain ketiga dokumenter tentang Xinjiang masih terdapat film-film lain yang telah siap ditayangkan yaitu Brave Mina, Kara & May, Better Plan for Better Life, Marquis of Haihun, dan Douluo Continent.

Nanyang Bridge Media sebagai agensi yang membantu proses penerjemahan hingga penayangan film-film tersebut, berharap semua konten ini dapat bermanfaat dan dinikmati oleh penonton di Indonesia.

“Menjadi suatu kebanggan bagi kami karena telah diberikan kepercayaan oleh China Media Group untuk mempererat hubungan antara kedua negara melalui film. Kami berharap melalui film-film ini, penonton Indonesia dapat lebih memahami tentang Tiongkok dan memiliki kesan yang lebih positif terhadap Tiongkok,” ujar Kepala Bagian Penerjemahan dan Distribusi Nanyang Bridge Media, Clara.

Baca Juga

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker