Puluhan Wanita Afganistan Demo Tuntut Hak Dalam Pemerintahan

Abadikini.com, JAKARTA – Puluhan kaum wanita Afghanistan berunjuk rasa ke jalan-jalan di Kabul menuntut hak untuk bekerja, peran dalam pemerintahan masa depan, dan duduk di meja dalam diskusi dengan Taliban seperti dilaporkan Al jazeera yang dikutip Ahad (5/9/2021).

Aksi protes dimulai dengan 50 wanita berbaris menuju istana presiden. Namun Taliban “mengepung” mereka dan mencegahnya melanjutkan perjalanan menuju pintu masuk istana.

Menurut Razia Barakzai mengatakan para wanita itu dihentikan di dekat pintu masuk kementerian keuangan. Wanita berusia 26 tahun itu mengatakan Taliban telah menggunakan semprotan merica dan gas air mata untuk mencoba membubarkan massa.

“Kami tenang dan damai sepanjang waktu, tetapi mereka hanya ingin menghentikan kami dengan cara apa pun,” katanya kepada Al Jazeera.

Demonstrasi hari Sabtu menandai setidaknya keempat kalinya perempuan di Kabul dan kota barat Herat berkumpul untuk menuntut hak-hak mereka dalam pemerintahan yang dipimpin Taliban di masa depan.

Barakzai mengatakan Taliban yang mencoba mengepung para pengunjuk rasa mengenakan spanduk merah dan membawa senjata.

“Ini bukan pasukan Taliban biasa,” katanya.

Kerumunan itu dikepung di keempat sisinya oleh Taliban, yang mengatakan kepada mereka, menurut Barakzai, “Pulanglah, kalian masing-masing satu per satu.”

1 2Laman berikutnya

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker