Melawan Vatikan, Pastor Katolik Roma di Austria Terus Berkati Pernikahan Sejenis

Abadikini.com, WINA – Sejumlah Pastor Katolik Roma yang tergabung dalam Parish Priests Initiative di Wina, Austria menentang Vatikan yang melarang pemberkatan pernikahan sejenis.

Baca Juga

Kelompok itu menegaskan akan terus memberkati pasangan sesama jenis yang menikah. Tindakan mereka itu bertentangan dengan perintah Gereja selama ini.

Vatikan mengatakan pada Senin bahwa para pastor tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis dan berkat semacam itu tidak sah.

Parish Priests Initiative yang dipimpin Pastor Helmut Schueller telah lama menjadi duri di Vatikan.

Kelompok itu menginginkan peraturan Gereja diubah sehingga para pastor dapat menikah dan wanita dapat menjadi pastor.

Dikatakan akan melanggar aturan Gereja dengan memberikan komuni kepada Protestan dan Katolik yang bercerai yang menikah lagi.

Didirikan pada 2006 oleh sembilan pastor, inisiatif tersebut mengatakan sekarang memiliki sekitar 350 anggota dari jajaran resmi Gereja dan lebih dari 3.000 pendukung awam.

Vatikan pada 2012 menindak Schueller, mencabut haknya menggunakan gelar monsignor dan mengatakan dia juga bukan lagi “Chaplain of His Holiness”.

Schueller, mantan wakil uskup agung Wina Kardinal Christoph Schoenborn, telah diberi gelar kehormatan dalam kapasitasnya sebagai kepala cabang Austria dari kelompok amal Katolik Caritas.

Keputusan Vatikan itu mengecewakan umat Katolik gay yang berharap Gereja mereka menjadi lebih ramah di era Paus Fransiskus.

Di beberapa negara, paroki dan pendeta telah mulai memberkati persatuan sesama jenis sebagai pengganti pernikahan, dan ada seruan bagi para uskup untuk melembagakan secara de facto berkat semacam itu.

Kalangan konservatif dalam 1,3 miliar anggota Gereja Katolik Roma telah menyatakan kekhawatiran atas praktik pemberkatan semacam itu.

“Kami anggota Parish Priests Initiative sangat terkejut dengan keputusan Roma baru yang melarang pemberkatan pasangan sesama jenis. Ini adalah kekambuhan ke masa-masa yang kami harapkan dapat diatasi dengan Paus Fransiskus,” ungkap kelompok yang berbasis di Austria itu.

“Kami akan, dalam solidaritas dengan begitu banyak, tidak menolak pasangan yang penuh kasih di masa depan yang meminta merayakan berkat Tuhan, yang mereka alami setiap hari, juga dalam kebaktian,” tutur kelompok yang mendukung pasangan sejenis itu.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button