Trending Topik

Nabi Ajarkan Kasih Sayang Terhadap Hewan, Ustadz Yahya Waloni Justru Tabrak Anjing hingga Pincang

Abadikini.com, JAKARTA – Sosok Ustadz Yahya Waloni saat ini tengah menjadi perbincangan di jagat media sosial.

Diketahui Ustadz Yahya Waloni yang juga mualaf itu dalam sebuah screenshot berita viral dengan tega menabrak seekor anjing hingga pincang. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah ceramah dihadapan para jamaah.

Merasa bangga dengan menabrak anjing hingga pincang, tindakan Yahya Waloni langsung mendapatkan reaksi dari netizen. Sikapnya yang sadis tersebut dinilai tidak mencerminkan teladan yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dimana dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan pribadi yang menyayangi hewan.

Berikut adalah tiga hadist yang menceritakan bahwa Nabi merupakan pribadi yang menyayangi hewan, sebagaimana dijelaskan oleh Kiai Ma’ruf Khozin dalam akun Facebooknya.

Nabi Memerintahkan Pasukan untuk Menjaga Anjing yang Sedang Menyusui

ﻭﻟﻤﺎ ﺳﺎﺭ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ- ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ- ﻋﻦ اﻟﻌﺮﺝ- ﻭﻛﺎﻥ ﻓﻴﻤﺎ ﺑﻴﻦ اﻟﻌﺮﺝ ﻭاﻟﻄﻠﻮﺏ- ﻧﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﻛﻠﺒﺔ ﺗﻬﺮ ﻋﻦ ﺃﻭﻻﺩﻫﺎ، ﻭﻫﻦ ﺣﻮﻟﻬﺎ ﻳﺮﺿﻌﻨﻬﺎ، ﻓﺄﻣﺮ ﺟﻤﻴﻞ ﺑﻦ ﺳﺮاﻗﺔ- ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ- ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻡ ﺣﺬاءﻫﺎ، ﻻ ﻳﻌﺮﺽ ﻟﻬﺎ ﺃﺣﺪ ﻣﻦ اﻟﺠﻴﺶ، ﻭﻻ ﻷﻭﻻﺩﻫﺎ.

Ketika Nabi shalallahu alaihi wasallam sampai di Araj -saat menuju Makkah- Nabi melihat anjing betina sedang menyusui anak-anaknya. Nabi memerintahkan Jamil bin Suraqah untuk berdiri menjaga anjing dan anak-anaknya agar tidak diganggu oleh pasukan (Syekh Sholihi Asy-Syami, Subul Al-Huda wa Rasyad, 5/212)

Kepada hewan lain pun Nabi juga menunjukkan kasih sayang

Nabi Menyayangi Burung

ﻗﺎﻝ: ﻛﻨﺎ ﻣﻊ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻲ ﺳﻔﺮ، ﻓﺎﻧﻄﻠﻖ ﻟﺤﺎﺟﺘﻪ ﻓﺮﺃﻳﻨﺎ ﺣﻤﺮﺓ ﻣﻌﻬﺎ ﻓﺮﺧﺎﻥ ﻓﺄﺧﺬﻧﺎ ﻓﺮﺧﻴﻬﺎ، ﻓﺠﺎءﺕ اﻟﺤﻤﺮﺓ ﻓﺠﻌﻠﺖ ﺗﻔﺮﺵ، ﻓﺠﺎء اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺎﻝ: «ﻣﻦ ﻓﺠﻊ ﻫﺬﻩ ﺑﻮﻟﺪﻫﺎ؟ ﺭﺩﻭا ﻭﻟﺪﻫﺎ ﺇﻟﻴﻬﺎ».

Kami bersama Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dalam perjalanan, Nabi berangkat untuk keperluan beliau. Kami menemukan burung kecil dengan 2 anaknya. Lalu kami ambil keduanya. Ternyata induk burung mengepak-epakkan kedua sayapnya. Kemudian Nabi shalallahu alaihi wasallam datang dan bertanya: “Siapa yang memisahkan induk burung ini dengan anaknya? Kembalikan anaknya kepada induknya” (HR Abu Dawud)

Nabi Melarang Membakar Sarang Semut

ﻭﺭﺃﻯ ﻗﺮﻳﺔ ﻧﻤﻞ ﻗﺪ ﺣﺮﻗﻨﺎﻫﺎ ﻓﻘﺎﻝ: «ﻣﻦ ﺣﺮﻕ ﻫﺬﻩ؟» ﻗﻠﻨﺎ: ﻧﺤﻦ. ﻗﺎﻝ: «ﺇﻧﻪ ﻻ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﺃﻥ ﻳﻌﺬﺏ ﺑﺎﻟﻨﺎﺭ ﺇﻻ ﺭﺏ اﻟﻨﺎﺭ»

Nabi melihat sarang semut yang kami bakar. Nabi bertanya: “Siapa yang membakar ini?”. Kami menjawab: “Kami”. Nabi bersabda: “Tidak boleh menyiksa dengan api, kecuali (Allah) yang menciptakan api” (HR Abu Dawud).

Melihat dari sebuah kutipan hadits diatas Nabi Muhammad SAW memberikan teladan kepada kita agar mempunyai sifat penyayang dengan hewan tanpa harus menyakiti sekalipun itu anjing. Bagaimana menurut teman-teman?

Baca Juga

Back to top button