Heboh, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dijadikan Contoh Soal Pelajaran Orang Islam Tak Pernah Shalat

Abadikini.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadikan contoh soal dari buku pendamping pelajaran yang berjudul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Menanggapi atas contoh soal tersebut warganet pendukung Gubernur Ganjar Pranowo langsung heboh dan geram.

Diketahui dalam soal tersebut ada tokoh bernama “Pak Ganjar” yang memiliki perilaku buruk yang tak patut untuk dijadikan teladan.

Berikut soal yang dipermasalahkan yakni:

Meskipun sudah mendapatkan rezeki yang banyak, Pak Ganjar tidak pernah bersyukur. Sebagai orang Islam, ia pun tidak pernah melaksanakan salat. Pak Ganjar termasuk orang yang….

a. Beruntung

b. Beriman

c. Bangkrut

d. Rugi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadikan contoh soal pelajaran budi pekerti.

 

Seorang warganet bernama Kesit Indonesia Tangguh @qzitz ikut membagikan gambar dan berkomentar: “”Coba liat soal nomor 9 itu, khan bangke banget nih Tiga Serangkai.. Mbok yo yang sopan dikit kalo kasih contoh perumpamaan nama orang itu..”

Cuitannya mendapat retweets mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean. “Ini buku sekolah apa? Ini propaganda yang kotor.”

Tak lama kemudian, Ferdinand kembali mengomentari.

“Entah siapa penulis buku ini dan entah digunakan disekolah mana tapi ini kurang ajar. Sesungguhnya ini pola propaganda yg jahat dan bentuk pencemaran nama baik orang bernama “Ganjar” terlepas itu dari politik. Terlebih saat ini ada politisi Ganjar yg sdg naik daun karena kinerjanya,” tulis Ferdinand.

Komentar protes lainnya datang dari akun bernama @qzitz mengatakan.

“Coba liat soal nomor 9 itu, khan bangke banget nih Tiga Serangkai.. Mbok yo yang sopan dikit kalo kasih contoh perumpamaan nama orang itu,” tulisnya seraya mengadu ke sejumlah akun @Dennysiregar7 @permadiaktivis1 @FerdinandHaean3, Senin (8/2/2021).

Ia menyebut, buku tersebut tidak diedarkan di Jawa Tengah, melainkan di daerah Bekasi, Jawa barat.

“Buku itu tidak diedarkan di Jawa Tengah. Buku itu khusus diedarkan di Bekasi. Ditemukan beredar sebagai buku pendamping pelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bekasi,” imbuhnya.

Baca Juga

Back to top button