STKIP Bima Gelar Yudisium Sarjana dengan Menghadirkan Dubes Federasi Rusia

Abadikini.com, BIMA – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima melaksanakan kegiatan Yudisium Sarjana ke-XXXI program Sarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 di Auditorium HM. Jafar Amyn STKIP Bima Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (12/12/2020).

Pembina Yayasan STKIP Bima, H. Aris Muhammad menyampaikan pelaksanaan yudisium bersama program Sarjana diawali melalui pembacaan Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima nomor : 0746/PT.03-AK:II/XII/2020 tentang Penetapan Peserta Yudisium Program Pendidikan Strata Satu (S1) pada Program Studi di Lungkungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima Semester Ganjol Tahun Akademik 2020/2021 oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Bapak Dr. Muhammad Satriawan.

“Yudisium kali ini mengangkat tema : “Melalui Yudisium Sarjana Angkatan ke-XXXI, STKIP Bima Siap Menghadapi Era Ekonomi Digital dan Kampus Merdeka Belajar Untuk Menghasilkan Lulusan Yang Mandiri dan Profesional”, kata Aris dalam keteranganya yang diterima Abadikini.com, Selasa (15/12/2020).

Dikatakan Aris, pelaksanakan kegiatan yudisium bersama ke-XXXI itu diikuti oleh 332 orang mahasiswa dari Tujuh Program Studi yakni Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling 32 orang.

Kemudian, Program Studi Pendidikan Ekonomi 118 orang, Program Studi Pendidikan Biologi 58 orang, Program Studi Pendidikan Matematika 42 orang, Program Studi Pendidikan Sosiologi 39 orang, Program Studi Pendidikan Kimia 17 orang dan Program Studi Pendidikan Fisika 26 orang.

Aris, menyampaikan kegiatan Yudisium Sarjana itu juga menghadirkan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia periode 2016-2020 Prof. Dr. Mohamad Wahid Supriyadi, Grad,. Cert, guna menyampaikan Orasi Ilmiah.

Suasana Yudisium bersama ke-XXXI program Sarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 di Auditorium HM. Jafar Amyn STKIP Bima Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima Propinsi NTB, Sabtu (12/12/2020).

“Beliau adalah Putra Terbaik Republik ini yang telah mendapat Penganugerahan Gelar Guru Besar dari Negara Federasi Rusia setelah Bung Karno,” ujar Aris.

Mohamad Wahid Supriyadi dalam orasi ilmiah mengangkat topik “Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Sebelum dan Sesuda Pandemi Covid-19″.

Menurut Supriyadi, Covid-19 telah menyerang 220 negara, dan hampir tidak ada Negara di dunia yang tidak terdampak dari pandemi.

“Krisis ini bersifat multi dimensi yang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Dunia menghadapi musuh bersama yang invisible and unprecedented. World Ecomomic Forum mempublikasikan beberapa jenis pekerjaan yang dibutuhkan saat ini hingga beberapa tahun ke depan,” ujar Supriyadi.

“Antara lain : Praktisi medis, spesialis SEO (Search Engine Optimization) : bisnis dan perusahaan online akan memerlukan tenaga berpengalaman yang dapat memaparkan produk-produk mereka, Digital Marketer, Pengembang Aplikasi, Software Developer and Engineer, Data Analyst, Akuntan, Konstruksi dan Teknik, Ahli Lingkungan,” sambungnya.

Diketahui, pelaksanaan kegiatan yudisium Sarjana didasarkan pada panduan pelaksanaan yudisium STKIP Bima selama masa Covid-19 dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan, menggunakan masker dan Ketua Panitia mengukur suhu tubuh seluruh peserta Yudisium dengan menggunakan alat pengukur suhu tubuh yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Lulusan terbaik dari masing-masing program studi dengan IPK tertinggi atas nama Ulil Azmi dengan IPK 3,88 dari Program Studi BK, Linda Rahma dari Program Studi Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3,75, Hardianti dari Program Studi Pendidikan Biologi dengan IPK 3,96, Marlina dari Program Studi Pendidikan Matematika dengan IPK 3,75, Amirullah dari Program Studi Pendidikan Sosiologi dengan IPK 3,95, Anarni Wulandari dari Program Studi Pendidikan Fisika dengan IPK 3,69, dan Feni Agustina dari Program Studi Pendidikan Kimia dengan IPK 4,00 suma cumlaude.

Hadir dalam kegiatan yudisium Sarjana ini, Bapak Prof. Dr. Mohamad Wahid Supriyadi, Grad., Cert. selaku Orator, Pembina Yayasan Pengajaran Ilmu Pendidikan, (STKIP) Bima, H. Aris Muhammad, SH, Ketua STKIP Bima, Dr. Nasution, M.Pd, Ketua Panitia Pelaksana Yudisium Sarjana, Mukhlis, SE,ME, dan para pimpinan STKIP Bima, Kaprodi di lingkungan STKIP Bima.

Baca Juga

Back to top button