Calon Rektor USU Sontang Sihotang: Lewat Teaching Factory Jadikan kampus menjadi suasana Industri

Abadikini.com, MEDAN – Calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2021-2026 Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, Ph.D mengatakan, jika diberi amanah memimpin USU dirinya akan mereformasi sistem pembelajaran melalui Teaching Factory.

Hal itu diutarakan M. Sontang Sihotang di Medan, Kamis (19/11) menyusul lolosnya beliau sebagai salah satu dari enam peserta lulus seleksi administrasi sebagai Calon Rektor USU yang diumumkan panitia seleksi, Rabu (18/11/2020).

Muhammad Sontang Sihotang menegaskan, Teaching Factory adalah solusi masa depan yang menghasilkan SDM berkualitas, mempercepat pembangunan manusia dalam setiap gerak pembangunan.

Tantangan saat ini, kualitas SDM bangsa Indonesia dalam kategori rendah, dan rendahnya kualitas SDM ini disebabkan oleh rendahnya kualitas pendidikan. Jika dibandingkan negara-negara anggota ASEAN, SDM Indonesia masih di belakang.

Menurut laporan World Economic Forum (WEF) yang dirilis 2017, SDM Indonesia berada di urutan ke-65 dari 130 negara, Namun, secara rata-rata kualitas SDM Indonesia masih berada di bawah negara ASEAN lainnya, seperti Singapura (11), Malaysia (33), Thailand (40), dan Filipina (50).

Permasalahan kualitas SDM menjadi salah satu faktor tingginya angka pengangguran di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) dari Agustus 2016 hingga Agustus 2017 jumlah angkatan kerja bertambah 2,62 juta orang dengan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 0,33 persen. Sayangnya, peningkatan angkatan kerja juga diikuti jumlah pengangguran yang bertambah menjadi 10 ribu orang. Jika di total jumlah pengangguran mencapai 7,04 juta orang.

Pelaksanaan teaching factory harus menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, jalinan kemitraan yang baik dengan perusahaan atau instansi, adanya sarana dan prasarana yang memadai, dan adanya produk hasil karya mahasiswa yang berkualitas.

“Teaching factory adalah model pembelajaran yang membawa suasana industri ke kampus sehingga kampus atau Perguruan Tinggi mampu menghasilkan produk berbasis komunitas untuk industri yang memasyarakat dan merakyat,” tutur Sihotang.

Lebih lanjut dikemukakan putra kelahiran Kabupaten Langkat ini, selain mengedepankan konsep pembelajaran Teaching Factory, beliau juga berupaya secara optimal memadukannya dengan terapan perubahan nilai tentang pendidikan tinggi USU sebagai komunitas ilmiah yang beradab.”Artinya beradab terhadap Alloh, manusia, lingkungan, Bangsa, Negara dan Dunia serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Selain itu, jika terpilih menjadi Rektor USU, katanya, ke depan akan membangun akhlak manusia bersama-sama civitas akademika dengan membangkitkan kemampuan jiwa kewirausahaan untuk kesejahteraan masyarakat.

Skala prioritas tersebut, kata Muhammad Sontang Sihotang, tetap mengacu kepada visi USU yakni “Menjadi Perguruan Tinggi yang memiliki keunggulan akademik sebagai barometer kemajuan ilmu pengetahuan yang mampu bersaing dalam tataran dunia global”, pungkasnya.

BAKAL CALON REKTOR USU 2021-2026

Hingga ditutupnya pendaftaran Calon Rektor USU yang sudah mendaftar 6 orang
Bakal Calon. ( 5 Dosen USU, 1 dari eksternal).
Yang menarik dari internal hanya 3 Fakultas yang kadernya maju untuk menjadi orang pertama memimpin USU
I. Fakultas Kedokteran :
1.Prof Dr Farhat MKed
2.Prof Dr Fidel Ganis S MKed
II.Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik :
1.Prof Dr.M.Arif Nasution
MA.
2.Dr.Murianto Amin.MA
III. Fakultas MIPA
1.Dr.Muhmmad Sontang Sihotang.

Dari ke 5 Balon internal siapa 3 besar yang akan dipilih oleh Senat Universitas dan selanjutnya 3 nama yang direkomendasi oleh Senat Universitas, Wali Amanat akan memilih siapa dari 3 nama untuk menjadi Rektor USU.
Tetapi kita juga tidak bisa mengabaikan calon eksternal.

Semoga yang terpilih intelktual yang terbaik yang bisa merangkul semua kekuatan civitas akademika menuju universitas yang berkualitas bertaraf internasional.
#UsuKebanggaanKita #UniversitasSangatUnggul

Back to top button