Trending Topik

AMAN Sebagai Brand Politik Termahal

MENGACU pada momentum pilwako Tidore kepulauan Tahun 2015 lalu, Pasangan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen dengan jargon “AMAN” berhasil keluar sebagai pemenang pertama setelah mengalahkan rival politiknya SANBAY-SANGADJI dan HARISMA dengan perolehan suara terbanyak yaitu 26.314 suara (44,42%).

M. HASAN BAY dan MOHTAR SANGADJI dengan Jargon SANBAY-SANGAJI berhasil mengantongi 21.024 suara (35,49%), sedangkan HARISMA (Hamid Muhammad dan Abdurrahim Saraha) hanya mampu meraih 11.896 suara (20,08 %).

Poltical power SANBAY-SANGADJI yang di usung oleh GOLKAR waktu itu terbilang tangguh, sebab memiliki kekuatan birokrasi yang cukup kuat lewat kepemimpinan ‘Mahifa’ (walikota Tidore 2010-2015) dibandingkan AMAN, hal ini yang membuat tim pemenangan AMAN sempat kewalahan menghadapi rivalnya pada pilwako 2015 lalu.

Diatas kertas SANBAY-SANGADJI pun sangat optimis keluar sebagai pemenang, namun takdir berkata lain, hasil yang sangat menggemparkan Kota Tidore saat itu. Semuanya diluar dugaan, dari hasil Quick count dan penetapan KPU, AMAN lah yang menjadi pemenang dengan selisih suara 9 % dengan SANBAY-SANGADJI.

Usai pertarungan itu pula, brand AMAN langsung Popular setelah kemenangannya dan sekaligus Muhammad Sinen yang juga saat itu menjabat sebagai ketua DPC PDIP Kota Tidore, langsung menyatakan sikap bahwa akan terus berpasangan dengan Ali Ibrahim sampai pada periode kedua di 2020.

Pemilihan gubernur 2018 berlanjut. Setelah Muhammad Sinen menjadi carateker DPD PDIP Malut, hal yang juga diluar dugaan para pengamat politik dan Masyarakat tidore, ketika Ayah Erik (sapaan akrabnya) memberikan rekomendasi kepada KH. Abdul Gani Kasuba (Petahana) dan Muhammad Ali Yasin (AGK-YA) yang awalnya telah menuai stigma negatif dari masyarakat Tidore terhadap kepemimpinan AGK.

Namun hal serupapun terjadi, tetap saja penggerak Political Power dibawah kepemimpinan AMAN masih mampu mengantongi suara AGK-YA di Tidore sebanyak 25.575 dengan lawannya BUR-JADI yang merupakan putra asli Tidore dari perolehan 21.112 suara dan mengantarkan kembali AGK ke tampuk Gubernur Malut. Selisih perolehan suara yang tipis tak bedanya dengan SANBAY.

BRAND BARU VERSUS BRAND MAHAL________

BAGUS dan SALAMAT yang sebagai rival penantang AMAN, tentunya membutuhkan energi ekstra untuk membujuk konstituennya ataupun harus berambisi mengalahkan AMAN, sebab AMAN masih menjadi brand termahal masyarakat kota Tidore.

M. Hasan Bay (MHB) memiliki brand ketokohan yang masih diperhitungkan sampai saat ini sebagai rival kuat AMAN, namun beliau juga harus berfikir dua kali lipat dan tidak berani mengambil resiko harus perang terbuka dengan Petahana untuk maju kembali melawan AMAN pada pilwako Tidore, sebab beliau tau persis bagaimana sepak terjang dan juga saldo konstituen AMAN yang masih kokoh sampai sejauh ini.

Pertanyaannya..!
Hal apa yang menjadikan AMAN masih sangat disukai oleh 70% masyarakat Tidore sampai sejauh ini..?

Jawabannya..
Intensitas Kedekatan mereka dengan rakyatnya yang menjadikan AMAN masih membekas di hati rakyat kota Tidore.

Itu artinya, Pertarungan politik saat ini bukan soal kuantitas gagasan, tetapi lebih pada soal ketokohan yang menjadikan kualitas brand yang lebih diperhitungkan dan diutamakan, sebab citra demokrasi di daerah dan bahkan di Indonesia, telah menggiring seluruh pemilih ideologis menjadi pragmatis.

#AMANJalanKita
Oleh: Faisal Ibrahim Pemuda Tidore

Baca Juga

Back to top button