Dosen FE Unesa Beri Edukasi Produk Pangan Halal kepada Takmir Masjid di Surabaya

Abadikini.com, SURABAYA – Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya (FE Unesa) melakukan edukasi produk pangan halal pada Takmir Masjid di Surabaya.

Baca Juga

PKM ini diketuai Ahmad Ajib Ridlwan, beserta anggotanya; Moch. Khoirul Anwar, A’rasy Fahrullah, Ach. Yasin, dan Hendry Cahyono. Dengan judul PKM “Edukasi Perilaku Konsumen Produk Pangan ‘Halalan Thoyyiba’ Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19”.

Dalam pemaparan materi edukasi oleh narasumber Moch. Khoirul Anwar menjelaskan bahwa, para takmir masjid harus memahami produk pangan halal untuk disampaikan kepada para jamaah.

“Hal ini penting, karena jamaah harus tau berbagai macam produk pangan yang halal dan bersih. Makanan yang halal, bersih, sehat, dan bergizi sebagai upaya menjaga ketahanan tubuh. Bila tubuh sehat, tidak mudah kena virus,” tegasnya di Masjid Baitul Makmur 1 Kampus Unesa Ketintang, Surabaya. Kamis, (27/8/2020).

Menurutnya, masa pandemi bukan menjadi alasan untuk tidak mengonsumsi produk pangan halal. Hal ini dikarenakan saat ini masih banyak alternatif makanan dan minuman bersertifikat halal MUI yang tersedia di pasaran.

“Apakah pandemi saat ini dapat dikatakan sebagai kondisi darurat? Batasan suatu kondisi dikatakan darurat atau tidak, para Takmir Masjid berserta jamaah harus tahu yakni ketika kondisi tersebut sudah mengancam nyawa. Apabila masih ada pilihan, maka pilihlah yang halal,” beber Khoirul.

Terlebih, tegas Khoirul, halal sebagai gaya hidup. Artinya, semua hal yang dikonsumsi dari produk pangan baik itu dimakan atau dipakai, harus masuk dalam koridor halal. Begitu pula dengan cara mendapatkan dan adab ketika mengkonsumsinya.

“Halal sebagai gerakan kebaikan. Halal itu bebas atau tidak terikat dari segala sesuatu yang diharamkan. Hukum halal dan haram terbagi menjadi dua, yakni perbuatan dan benda atau zatnya,” terang dia.

“Jadi, makanlah dari makanan-makanan baik yang direzekikan oleh Allah SWT. Allah itu Maha Baik, dan hanya memberikan dan menerima yang terbaik. Pada saat pandemi seperti ini perhatikan makanan kita. Ingat kita tidak sedang dalam kondisi yang biasa,” lugas Khoirul.

“Meski demikian, tidak usah takut, tapi kita harus waspada bahwa saat ini kita dalam kondisi yang sangat luar biasa. Untuk itu daya tahan tubuh kita harus ditunjang dengan makanan yang halal dan thayyib (baik) yang merupakan makanan yang sesuai dengan syariat-syariat Allah SWT,” tutup Moch. Khoirul Anwar.

Perlu diketahui, kegiatan PKM kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yang mana ini menjadi kepatuhan semua orang dan instansi sesuai kebijakan yang berlaku dari pemerintah.

Baca Juga

Back to top button