Beirut dan Resesi

KETIKA terjadi peristiwa ledakan dahsyat di beirut maka pertanyaan mendasar lanjutan bagi kaum shadow adalah, kenapa beirut kenapa sekarang?

Baca Juga

Saya pun hanya dalam hitungan jam mem WA seorang legenda hidup dunia shadow di indonesia dimana beliau adalah orang di belakang kehadiran presedin suhartto ketika berkunjung ke bosnia sebagai simbol perdamaian di masa puncak perang serbia bosnia.

Sebuah kunjungan incognito pak harto kala itu menjadi simbol kekuatan diplomasi indonesia yang membawa perdamaian serbia bosnia setelahnya.

Perintah pak presiden indonesia akan berkunjung ke bosnia ketika sedang dalam perjalanan kenegaraan ke jerman tersebut mengagetkan. Dan perintah panglima saat itu kepada sang legenda shadow jelas, presiden akan berkunjung ke bosnia pastikan BELIAU SELAMAT.

Mendarat di sebuah wilayah yang sedang perang adalah sebuah perhitungan gila!!! Namun kalau berhasil membuat respek dunia.

Apa yang dilakukannya akan saya ceritakan di episode lain, namun yang pasti sejarah telah bercerita prestasinya seorang mantan perwira tinggi angkatan laut ini menjadi prestasi dunia. Presiden suharto mendarat di bosnia 8 jam setelah perintah di terimanya, dan ajaib, tidak SATU PELURUPUN BERDESING. Bosnia hening selama kunjungan beberapa jam presiden suharto di sana dua belah pihak mengadakan gencetan senjata menghormati kunjungan kenegara presiden suharto, di tengah perang!!!. Dunia kagum!!!

Maka saya bertanya singkat kepada legenda hidup tentang beirut hanya selama beberapa jam setelah peristiwa terjadi, beliau mengenal saya lebih 30 tahun karena saya salah satu anak didiknya, kalimat saya..mentor, faksi luar beirut siapa yang bermain sekarang diluar hizbullah syiah? Iran, israel, saudi?

Dia menjawab singkat yang saya langsung menghubungi kontak lain berkaitan dengan jawabnya agar menperjelas. Apa jawabnya?

Hanya satu kata, qaseem solemani

Ehmm ini menarik!!! dalam pikiran saya langsung saja menyambungkan temuan 2 cadangan amonium nitrat cukup besar di eropa dalam tahun 2020 ini dan akhir tahun 2019. Di selatan Jerman dan di paket es di Inggris total berjumlah ratusan kilogram.

Operasi ini mendapatkan data bahwa iran yang terus menyerang Amerika telah mengatur akan sebuah operasi serangan ke Eropa dan Amerika untuk membalas dendam kematian atas serangan Amerika ke pemimpin garda Republik Iran, Qaseem Solemani.

Disisi balik, Mossad yang melakukan counter intelijen tersebut sebagai dukungan terhadap Amerika terutama Trump yang mendukung ibukota Israel menjadi Yerusalem dengan memindahkan kantor duta besarnya ke Yerusalem tidak di Tel Aviv lagi.

Dibuat seolah olah “kecelakaan kecil” terbakar, lalu meledak 2,7 ton gudang amonium nitrat. Rakyat sipil Beirut jadi korban, ini yang membuat murka semua orang. Demi jabatan, demi kekuasaan, manusia menjadi tidak manusiawi.

Amerika pivotnya ke China, maka timur tengah di kawal Inggris dan Israel sekarang. Karena itu M15 Inggris dan Mossad di perkirakan yang mengatur orkestra ini semua. Ini bukan kecelakaan, ini di buat seperti kecelakaan.

Demi survival of the nation mereka melakukan hal ini dan sekali lagi kita mengingatkan, survival of one nation can be other nation threat. Strategi bertahan hidupnya sebuah negara bisa menjadi ancaman negara lain.

Ngomong ngomong tentang survival of the nation, yang saat ini di Indonesia pejabatnya melihat hanya dari sisi ekonomi yang minus dan tidak bisa kelola perang 2 raksasa Tiongkok-Amerika sejak 3 tahun terakhir yang mengakibatkan minusnya pertumbuhan ekonomi di tahun 2020, jujur itu bukan karena Covid, itu lebih dari salah kelola ekonomi negara dan salah pendekatan kebijakan luar negerinya.

Baik perdagangan luar negeri, juga hubungan diplomasi luar negerinnya.

Mengapa bukan karena covid? Karena sejak 2018, 2019 kita sudah bicara melalui media sosial, 2020 resesi, 2021 resesi, mau bukti dan di kirim link video 15 bulan lalu?

Atau begini kita sederhanakan, pebisnis yang terkena masalah dengan sociual distancing efek covid sehingga bisnisnya minus bahkan tutup, terbanyak, lebih dari 70% adalah MEMANG SEJAK AKHIR TAHUN 2019 bisnisnya sudah mulai bergerak turun sehingg ketika Maret sampai Juli nya bisnisnya langsung terasa terpukulnya.

Sedangkan mereka yang bisnisnya naik atau stabil sebelum Covid hingga Covid di Maret 2020, saat ini masih baik jalannya bahkan masih naik trendnya.

Jadi kalau skala perusahaan yang bermasalah sebelum Covid di nasionalkan, maka menurunnya eknomi nasional 2 kuartal awal tahun 2020 adalah imbas aslinya data ekonomi yang melemah di tahun sebelumnya.

Namun karena ukurannya inflasi maka datanya terlihat baik, kalau di hitung dari UANG BEREDAR di banding dengan HASIL PRODUKSI maka sejak 2018, 2019 hampir tidak tumbuh alias bergerak turun yang mengakibatkan turun terus hingga saat ini.

Makanya kalau belajar ekonomi jangan separo-separo, di bilang inflasi rendah itu bagus, ya belum tentu!! Lihat inflasi rendah namun uang nggak ada beredar, di tahan-tahan, di iket, di batasi ya terang aja inflasi kecil.

Kalau jagoan kelola ekonomi itu uang beredar banyak tetapi inflasi NOL, itu baru jagoan!!!

Jadi kita harus bantu solusinya buat negara, di pakai ngak dipakai bukan urusan kita. Jadi kapan kita sarungan, jagongan ngopi-ngopi kita pak? Sekedar mengingatkan, mungkin team kabinet saat ini minum kopinya kurang pahit, mainnya kurang jauh, gaulnya kurang banyak. #peace #dinaran

Oleh: Mardigu WP

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button