Pasca Anak-Anak Bos Sinarmas Group Saling Gugat Hak Warisan di PN Jakarta Pusat, Mayoritas Saham Perusahaan Merosot

Abadikini.com, JAKARTA – Pasca Anak-anak Pendiri Sinarmas atau bos Sinarmas Group Eka Tjipta Widjaja saling gugat hak warisan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pagi ini, Senin 13 Juli 2020.

Anak tiri Eka Tjipta Widjaja dari istri ketiga bernama Lidia Herawaty Rusli , Freddy Widjaja mengajukan gugatan terhadap hak warisan senilai ratusan triliun rupiah kepada kelima saudara tirinya Indra Widjaja, Teguh Ganda Widjaja, Muktar Widjaja alias, Djafar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Dalam gugatanya Ia mempersoalkan harta Eka Tjipta Widjaja yang berada di sejumlah perusahaan termasuk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti PT Sinar Mas Agro Resources and Technology TbK (SMAR), PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA), PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).

Selain itu, adapula Sinarmas Land yang memiliki dua anak usaha yang ada sahamnya tercatat yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI).

Mayoritas saham perusahaan milik Sinar Mas Group yang tercatat di pasar modal pun berakhir mengenaskan bahkan mengalami anjlok sekian persen, seperti dilansir dari wartaekonomi, Selasa (14/7).

Baca Juga : Anak-Anak Bos Sinarmas Grup Saling Gugat Hak Warisan Di PN Jakarta Pusat, Sidang Digelar Pagi Ini

Berikut begini kondisi mayoritas saham perusahaan milik Sinar Mas Group:

  1. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) anjlok 4,57% atau 800 poin dari Rp17.500 per saham menjadi Rp16.700 per saham.
  2. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) meleleh 0,3% atau 10 poin dari Rp3.310 per saham menjadi Rp3.300 per saham.
  3. PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM) jeblok 1,92% atau 10 poin ke harga Rp510 per saham dari Rp520 per saham.
  4. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) merosot 5,5% atau 425 per saham dari Rp7.725 per sasham menjadi Rp7.300 per saham.
  5. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) terperosot 5,96% atau 425 per saham ke posisi Rp6.700 per saham dari Rp7.125 per saham.
  6. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) minus 1,32% atau 2 poin hingga tersungkur ke harga Rp149 per saham dari Rp151 per saham.
  7. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) stagnan di harga Rp2.550 per saham. Saham GEMS sama sekali tidak ditranssaksikan pada perdagangan hari ini.
  8. PT Bumi serpong Daamai Tbk (BSDE) juga terdiam di posisi Rp750 per saham.
  9. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) malah naik 2,35% atau 110 per saham menjadi Rp4.790 per saham dari Rp4.690 per saham.

Baca Juga : Anak-Anak Bos Sinarmas Saling Gugat Hak Warisan, Ini Perkembangan Kasusnya Di PN Jakarta Pusat

Sebelumnya diberitakan Abadikini.com, PN Jakarta Pusat menjadwalkan kembali perkara sengketa warisan anak-anak bos Sinarmas Grup pada pagi Ini, Senin (13/7/2020) pukul 10.00 WIB. Dengan agenda sidang Panggilan T-1 dan T-2 di ruang sidang Kusuma Admadja 1.

Adapun Petitum penggugat sebagai berikut:

Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

Menyatakan bahwa Penggugat dan Para Tergugat adalah ahli waris yang sah dari almarhum Bapak EKA TJIPTA WIDJAJA;

Menyatakan Harta Waris adalah harta peninggalan Almarhum Bapak EKA TJIPTA WIDJAJA;

Menyatakan secara sah dan berharga harta waris yang berupa :

PT. Smart (Sinar Mas Agro Resources and Technology) TBK dengan total nilai asset sebesar Rp 29.310.000.000.000,- (dua puluh sembilan triliun tiga ratus sepuluh miliar rupiah) dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp 4.634.000.000.000,- (empat triliun enam ratus tiga puluh empat miliar rupiah);

PT. Sinar Mas Multi Artha dengan total nilai asset sebesar Rp. 100.663.451.000.000,- (seratus triliun enam ratus enam puluh tiga miliar empat ratus lima puluh satu juta rupiah) dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp. 1.647.179.000.000,- (satu triliun enam ratus empat puluh tujuh miliar seratus tujuh puluh sembilan juta rupiah) ;

Sinar Mas Land dengan total nilai asset pada tahun 2019 sebesarUS$ 7.757.500.000 dirupiahkan dengan Kurs Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) sama dengan Rp. 116.362.500.000.000,- (seratus enam belas triliun tiga ratus enam puluh dua miliar lima ratus juta rupiah) ;

PT. Bank Sinar Mas TBK dengan total nilai asset pada Bulan September 2019 sebesar Rp.37.390.492.000.000,- (tiga puluh tujuh triliun tiga ratus sembilan puluh miliar empat ratus sembilan puluh dua juta rupiah) ;

PT. Indah Kiat Pulp & Paper TBK dengan total nilai asset pada Tahun 2018 sebesar US$ 8.751.000.000 dengan Kurs Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) sebesar Rp. 131.265.000.000.000,- (seratus tiga puluh satu triliun dua ratus enam puluh lima miliar rupiah) ;

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia TBK US$ 2.965.100.000 dengan Kurs Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) sebesar Rp 44.476.500.000.000,- (empat puluh empat triliun empat ratus tujuh puluh enam miliar lima ratus ribu rupiah) ;

PT. Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dengan total nilai asset pada tahun 2018 sebesar US$ 1.997.500.000 dengan Kurs Rp.15.000,- (lima belas ribu rupiah) sebesar Rp. 29.962.500.000.000,- (dua puluh Sembilan triliun sembilan ratus enam puluh dua miliar lima ratus juta rupiah) ;

PT. Bank China Construction Bank Indonesia TBK dengan total nilai asset sebesar Rp. 16.200.000.000.000,- (enam belas triliun dua ratus miliar rupiah) ;

Asia Food and Properties Limited dengan estimasi nilai asset sebesar Rp. 80.000.000.000.000,- (delapan puluh triliun rupiah) ;

China Renewable Energy Investment Limited dengan total nilai asset pada tahun 2019 sebesar HK$ 2.794.654.000 dengan Kurs Rp. 19.000,- (sembilan belas ribu rupiah) sebesar Rp. 5.309.842.600.000,- (lima triliun tiga ratus sembilan miliar delapan ratus empat puluh dua juta enam ratus ribu rupiah) ;

PT. Golden Energy Mines TBK dengan total nilai asset pada tahun 2019 sebesar US$ 780.646.167 dengan Kurs Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) sebesar Rp. 11.709.692.505.000,- (sebelas triliun tujuh ratus sembilan miliar enam ratus sembilan puluh dua juta lima ratus lima ribu rupiah) ;

Paper Excellence BV Netherlands dengan total nilai asset sebesar Rp. 70.000.000.000.000,- (tujuh puluh triliun rupiah) ;

Menghukum Tergugat untuk membagi harta waris menurut hukum perdata, masing-masing setengah bagian;

Menetapkan sita jaminan (conservatoir Beslaag) terhadap harta waris adalah sah dan berharga

Menghukum Tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini.

Baca Juga: Sinar Mas Group Buka Suara Soal Sengketa Warisan Rp600 T Milik Eka Tjipta Widjaja

Untuk diketahui penggugat Freddy Widjaja adalah anak pertama dari 3 bersaudara dari istri ketiga pemilik Sinarmas Grup almarhum Eka Tjipta Widjaja bernama Lidia Herawaty Rusli yang menikah pada 3 Oktober 1967.

Sedangkan para tergugat merupakan kakak tiri Freddy Widjaja anak dari Istri pertama Eka Tjipta Widjaja bernama Trini Dewi Lasuki yang dinikahi pada 25 Desember 1943 dan dikaruniai 8 orang anak. Anak dari Istri pertama inilah diwariskan untuk meneruskan usaha di Sinarmas Grup.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close