Grup Kangen Band Pernah Jadi Objek Studi Profesor Malaysia

Abadikini.com, JAKARTA – Grup band pop Melayu asal Indonesia, Kangen Band, ternyata pernah menjadi objek studi seorang profesor di Monash University, Malaysia, Emma Baulch.

Melaansir dari Antara, Kamis (2/7), Baulch merangkum hasil riset terhadap Kangen Band dalam artikel bertajuk Longing Band Play at Beautiful Hope yang kemudian dirilis di International Journal of Cultural Studies edisi Mei 2013.

Dalam artikel itu, Baulch menuliskan tentang pola masyarakat mengonsumsi lagu Kangen Band dan menyaksikan panggung grup asal Lampung tersebut.

Baulch juga membahas perjalanan hingga Kangen Band menyandang predikat “pop Melayu”, yang menjadi pembeda kelas musik pop Indonesia di medio awal 2000-an.

Menurut Baulch, kontrak dengan Warner Music Indonesia berhasil melambungkan nama Kangen Band dari grup tak dikenal menjadi bintang pop pada pertengahan 2000-an.

Artikel itu juga menyebutkan bahwa awal karier Kangen Band sulit ditelusuri. Namun, album Tentang Aku, Kau, dan Dia sudah beredar dalam format bajakan sebelum dirilis Warner Music Indonesia pada 2007.

Meski demikian, video-video tak resmi Kangen Band yang beredar di jagat maya tak menggambarkan siapa mereka sesungguhnya. Sosok mereka baru terkuak melalui video-video klip produksi Warner Music Indonesia.

Menurut Baulch, tren ringback tone (RBT) juga menjadi faktor penting yang mendompleng popularitas Kangen Band di awal 2000-an. Rolling Stone Indonesia bahkan menobatkan Kangen Band sebagai “juaranya RBT.”

Artikel Baulch ini muncul ke permukaan kala warganet ramai membahas topik “Tell Me Something I Don’t Know” di Twitter.

Berdasarkan siaran pers Warner Music Indonesia, salah satu kicauan yang membahas soal Kangen Band ini sudah mendapatkan 4,2 ribu retweet dan 6,7 likes hingga Kamis.

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close