Dinilai Jauh dari Rasa Keadilan, Novel Baswedan Dapat Dukungan dari Sejumlah Tokoh

Abadikini.com, JAKARTA – Sejumlah tokoh berencana mengunjungi sekaligus memberikan kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Pada siang ini, Ahad (14/6/2020) DR. Rizal Ramli, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu, pemikir dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule dan sejumlah tokoh lainnya akan berkunjung ke rumah Novel Baswedan yang menjadi korban penyiraman air keras yang mengakibatkan cacat pada salah satu matanya.

Dukungan dan semangat dari para tokoh tersebut kepada Novel Baswedan terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut ringan kepada dua terdakwa kasus penyiraman air keras yang dialami Novel pada 11 April 2017 lalu.

Diketahui, kedua penyerang Novel, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis diluar dugaan hanya dituntut jaksa dengan hukuman 1 tahun penjara. Keduanya dinilai melanggar Pasal 353 Ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Hal ini membuat sejumlah kalangan menjadi kecewa, seperti disampaikan oleh aktivis ProDEM, Adamsyah Wahab.

Ia mengatakan, kedatangan para tokoh tersebut ke kediaman Novel bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat untuk tetap berjuang memberantas korupsi di Indonesia.

“Memberi semangat kepada NB (Novel Baswedan) untuk tetap berjuang memberantas korupsi,” ucap Adamsyah Wahab yang turut hadir berkunjung ke kediaman Novel Baswedan, Ahad (14/6/2020).

Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close