Kisah Haru Seorang Wanita Resmi Adopsi Anak Lewat Video Chat Ditengah Pandemi Corona

Abadikini.com, FORT SMITH – Jaden seharusnya resmi menjadi anak adopsi Keluarga Wieneke pada 16 April 2020. Namun karena virus Corona membuat sejumlah tempat publik, termasuk gedung pengadilan harus tutup, proses adopsi jadi terkendala.

Baca Juga

Sebab untuk bisa mengangkat anak, orangtua harus mengajukan permintaan secara resmi ke pengadilan, sehingga adopsi menjadi legal. Tak kehilangan akal, Keluarga Wieneke asal Fort Smith, Arkansas, AS, pun mengajukan permintaan agar sidang bisa berlangsung secara online lewat konferensi video Zoom.

Kimberly Wieneke dan suaminya telah mengasuh Jaden seperti anaknya sendiri selama lebih dari satu tahun. Namun mereka tidak bisa merawat bocah dua tahun itu untuk jangka panjang jika tidak megadopsinya secara legal. Mereka pun berusaha membuat Jaden menjadi anggota baru keluarga Wieneke.

“Kami tahu hari di mana mereka (dinas sosial) menghapus (hak pengasuhan) jadi kami akan mengadopsinya pada 16 April,” kata Kimberly, seperti dikutip dari People via detikcom.

Namun sidang pengadilan tak bisa dilaksanakan sesuai tanggal yang telah ditentukan karena adanya penutupan gedung-gedung pelayanan publik akibat pandemi virus Corona. Lalu keduanya mencari solusi bagaimana agar tetap bisa mengadopsi Jaden dan tercetuslah ide untuk menjalani sidang secara virtual.

aden, anak yang diadopsi keluarga Wieneke. (Foto: Facebook/ Kimberly Wieneke)

Beruntung, sidang virtual tersebut dianggap sah dan Kimberly berhasil mengadopsi Jaden secara resmi. Bahkan hakim dan juri persidangan ikut senang dengan keberhasilan mereka.

“Kami lihat semua foto setelah hari adopsi. Mereka berdiri di sana bersama hakim, semuanya tersenyum,” ujar Kimberly.

Pekerja sosial khusus anak asuh Addie Martin mengatakan bahwa pelayanan terhadap keluarga dan anak-anak rentan tetap harus dilakukan di tengah pandemi virus Corona. Tugas mereka adalah berkomitmen melindungi anak-anak terlantar.

“Benar-benar mengubah seluruh interaksi dengan anak-anak ini dan kemampuan untuk memeriksa kondisi mereka,” kata Addie.

Sementara itu Kimberly mengaku masih tak percaya akhirnya dia bisa mengadopsi Jaden secara legal. Mengingat proses sidang dilaksanakan dengan cara di luar kebiasaan.

“Kadang rasanya seolah tidak nyata, kami duduk dan memandanginya dan berkata, ‘Dia milik kami,'” pungkas Kimberly.

Baca Juga

Berita Terkait
Close
Back to top button