Takut Terjangkit Corona, Kantor PKS Bogor Disemprot dengan Desinfektan

Abadikini.com, BOGORĀ  – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor menutup sementara kantornya setelah dilakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran corona virus disease (COVID-19).

Sekretaris DPD PKS Kota Bogor, Karnain Asyhar, di Kota Bogor, Rabu, mengatakan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden PKS dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Sesuai instruksi Presiden PKS sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, kami pimpinan PKS Kota Bogor menjalankan delapan protokol untuk dilaksanakan seluruh kader, termasuk sterilisasi dan penyemprotan disinfektan kantor partai,” kata Karnain.

Langkah PKS yang melakukan penyemprotan desinfektan pada Minggu (15/3/2020), tercatat sebagai partai pertama di Kota Bogor yang melakukan penyemprotan disinfektan di kantor partai.

“Sehari setelah penyemprotan, kantor DPD PKS Kota Bogor dibuka kembali dengan beberapa prosedur tetap yang harus dijalankan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto, mengatakan, PKS Kota Bogor menjalankan delapan protokol khusus terkait pencegahan penyebaran COVID-19, sesuai instruksi Presiden PKS dan ketua DPW PKS Jawa Barat.

“Kami menyediakan hand sanitizer di setiap ruang kantor. Setiap orang yang keluar dan masuk juga wajib mencuci tangan. Insya Allah, semuanya dijalankan sesuai prosedur tetap yang sudah dibuat,” kata Atang.

Menurut dia, semua kegiatan partai ditunda, termasuk kegiatan Pelatihan Perempuan Siaga PKS dan Training Orientasi PKS yang dijadwalkan dilaksanakan pada Minggu (15/3) dan diikuti sekitar 350 peserta. “Kegiatan rutin lain seperti Musran, temu kader, seminar, malam bina iman dan taqwa juga ditunda”, jelas Atang.

Ketua DPRD Kota Bogor ini juga menginstruksikan kepada anggota Dewan dari PKS untuk turut aktif memastikan bahwa kebijakan Pemerintah Kota Bogor terkait pencegahan penyebaran virus corona terlaksana secara optimal.

Menurut Atang, kegiatan pembinaan kader yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan, juga dialihkan melalui sistem online.

“Kami menghimbau agar seluruh kader menjaga pola hidup bersih dan sehat, menerapkan social distance, serta tetap tenang dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar bangsa Indonesia dilindungi Allah SWT. Seluruh petugas medis dikuatkan dan selalu disehatkan dalam menjalankan tugasnya,” kata Atang.

Sumber Berita
Antara
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close