Ada GMNI Connections Dibalik Skandal Suap PAW PDIP yang Libatkan Wahyu Setiawan?

Abadikini.com, JAKARTA — Tersangka suap kasus pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI PDIP, Wahyu Setiawan membeberkan alasan kenapa dia menerima permintaan Agustiani Tio Fridelina, untuk mendorong proses PAW Riezky Aprilia oleh Harun Masiku.

Dia mengaku sulit menolak permintaan itu lantaran kalau Tio, sapaan akrab Agustiani Tio Fridelina, adalah seniornya di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.

“Saya dalam posisi yang sulit, karena orang-orang itu, ada Mbak Tio, Mas Saeful, Mas Doni itu kawan baik saya,” ujar Wahyu dalam sidang pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, yang diselenggarakan DKPP, di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/1/2020) seperti melansir pojoksatu.id.

Dalam sidang tersebut, Wahyu juga menerangkan bahwa kapasitas Tio, Saeful Bahri dan Donny, saat berbicara tentang PAW Riezky Aprilia adalah sebagai utusan PDIP.

“Saya sudah menjelaskan berkali kali dan saya tidak pernah aktif (di PDIP),” ucap Wahyu.

Oleh karena itu, Wahyu menegaskan bahwa perbuatan korupsi yang dibuktikan oleh KPK terhadap dirinya adalah sikap pribadi.

“Memang dalam berkomunikasi mungkin karena saya anggap Ibu Tio itu senior saya yang sangat saya hormati. Jadi saya bilang sulit situasinya,” ujar Wahyu.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka. Wahyu dan Tio sebagai penerima suap, sementara Harun dan Saeful sebagai pemberi suap.

Sumber Berita
Pojok Satu
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button
Close