KNCI Galang Donasi Bantu Korban Banjir Bandang Banten

Abadikini.com, JAKARTA – Para pedagang pulsa yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) turut ambil bagian dalam membantu meringankan korban bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Jabodetabek dan daerah-daerah lain di seluruh Indonesia yang terjadi pada 1 Januari 2020 lalu dengan cara galang donasi dari keluarga besar KNCI.

Bendahara DPP KNCI Ahmad Hasuri mengatakan biasanya dalam satu dua hari penggalangan donasi bisa mencapai 300-400 juta, akan tetapi menurut dia, karena bencana banjir sekarang ini nasional, sehingga seluruh daerah termasuk di Jawa dan Jabodetabek galang donasi. Jadi tutur Hasuri, teman-teman KNCI harus galang donasi sendiri-sendiri untuk bantu korban banjir dan longsor di daerahnya masing-masing.

“Kalo bencananya di satu tempat doang, Donatur atau donasi itu kan terfokus di satu titik. Sementara ini kan, se-Jabodetabek, galang donasi begitu juga di Bandung, galang donasi, Bogor dan lain-lain,” kata Hasuri kepada Abadikini.com melalui sambungan telepon, Selasa (7/1/2020).

Hasuri yang juga ketua Relawan Gema KNCI Panser Banten Peduli Banjir Lebak Banten menjelaskan, khusus untuk donasi Banten sampai dengan sekarang sudah terkumpul dana kurang lebih di kisaran Rp 60.000.000.

“Donasi bantuan untuk banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten sudah terkumpul kurang lebih Rp 60 juta. Insya Allah akan terus bertambah sampai pada penutupan donasi pada pukul 00 WIB malam ini,” jelas Hasuri.

Menurut Hasuri, hasil dari donasi nanti akan didistribusikan ke lokasi banjir bandang di Lebak antara hari Rabu 8 Januari atau Kamis 9 Januari lusa. Hasuri mengaku, sudah mengorder beras 2 ton dan lainya dari hasil donasi itu.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan hari Rabu atau kamis besok baru distribusi bantuan ke Kampung Sobang, Desa Sukasari, Kecamatan Sajra, Kabupaten Lebak, Banten. Rencananya yang sudah diorder itu, beras 2 ton, terus alat-alat tulis, seragam anak sekolah, pempers bayi, peralatan kebersihan, macam cangkul, sepatu bot, termasuk obat-obatan dan lainya,” ujar Hasuri.

Putra asli Banten ini menuturkan bahwa dirinya dan tim Relawan Gema KNCI Panser Banten Peduli Banjir Lebak sudah survei lokasi di Kampung Sobang pada Senin 6 Januari kemarin.

“Karena tadi itu saya dan teman-teman tidak berani nyebrang karena tidak ada sepatu bot, karena syarat ke sana itu harus pake sepatu bot, karena lumpur di situ masih banyak. Kebetulan di sana juga ada dua kampung itu yang tenggelam, yang hanya bisa dijangkau dengan Helikopter,” pungkasnya.

Berikut ini video tim Relawan Gema KNCI Panser Banten Peduli Banjir Lebak Banten saat di lokasi banjir bandang, Kabupaten Lebak, Banten dikutip Abadikini.com dari akun Facebook Ahmad Hasuri:

Baca Juga

Back to top button