Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Perkosaan oleh Neymar

Abadikini.com, BRASIL – Pihak kepolisian Brasil menghentikan proses penyelidikan kasus perkosaan yang diduga dilakukan bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar karena dinilai kurang bukti-bukti yang mendukung.

Keputusan polisi tersebut akan dikirimkan kepada para jaksa penuntut umum para Selasa (30/7/2019) dan akan dievaluasi lagi selama 15 hari.

Selanjutnya, majelis hakim yang akan membuat keputusan akhir terkait rekomendasi dari pihak kepolisian soal penghentian penyelidikan tersebut.

Neymar sempat tersangkut dugaan skandal perkosaan terhadap wanita bernama Najila. Model asal Brasil tersebut mengajukan laporan kepada pihak kepolisian karena telah diperkosa oleh mantan penyerang Barcelona itu.

Pemain 27 tahun itu mengatur perjalanan Najila ke Kota Paris untuk bertemu langsung usai keduanya saling bertukar pesan di Instagram.

Najila pun menuduh Neymar telah memerkosa dirinya di Hotel Sofitel Paris Arc de Triomphe dan melakukan kekerasan lainnya.

Neymar langsung menampik tuduhan tersebut. Ia mengatakan yang terjadi antara dirinya dengan Najila merupakan hubungan suka sama suka.

Penyerang timnas Brasil tersebut kemudian mengunggah video yang memperkuat bantahan atas tudingan tersebut.

Berdasarkan video tersebut, Neymar bersikeras bahwa dia justru menjadi korban perangkap yang dilakukan oleh Najila.

“Saya dituduh melakukan pemerkosaan. Itu kata [perkosaan] yang sangat berat, hal yang sangat kuat,” ujar Neymar dikutip dari CNN Internasional.

“Apa yang terjadi benar-benar berlawanan dengan apa yang mereka bicarakan dan katakan. Saya sangat kesal saat ini,” Neymar menambahkan.

Atas unggahan video itu, Neymar saat ini tengah diselidiki pihak kepolisian Rio de Janeiro karena dinilai melanggar aturan mengunggah video seseorang tanpa persetujuan yang bersangkutan.

  • 11
    Shares
Editor
Irwansyah
Sumber Berita
CNN
Topik Berita

Baca Juga

Back to top button