Kenapa Setiap Hasil Pencarian Kata ‘Idiot’ Selalu Muncul Trump Ya? Ini Jawaban Google

Abadikini.com – Mesin pencarian Google sempat menjadi sorotan di Amerika Serikat. Setiap dilakukan pencarian dengan kata kunci ‘idiot’, selalu keluar foto Presiden AS Donald Trump.

CEO Google, Sundar Pichai, dimintai keterangan dalam rapat dengar pendapat Komisi Hukum Parlemen Amerika Serikat di Washington, pada pekan ini, terkait tuduhan Google bersikap diskriminasi terhadap Presiden Trump dan Partai Konservatif.

Dalam kesaksian tersebut, Pichai menerima pertanyaan dari anggota parlemen Zoe Lofgren yang menuduh Google secara politis telah memanipulasi hasil pencariannya.

“Saat ini, jika Anda cari di Google kata‘ idiot’ di bagian pencarian gambar, maka gambar Donald Trump muncul. Saya baru saja melakukannya,” ujar Lofgren, seperti dikutip The Verge. “Bagaimana itu bisa terjadi?”

Anggota parlemen Lamar Smith juga menyatakan hasil pencarian Google bias terhadap kaum atau partai konservatif. Smith mengacu pada sebuah studi oleh kritikus Robert Epstein, dan sebuah penelitian yang diterbitkan oleh PJ Media.

Dengan tegas Pichai membantah tuduhan-tuduhan jika perusahaannya melakukan kecurangan tertentu yang membuat seseorang merasa dirugikan.

Kemudian, Pichai mencoba menjelaskan bagaimana cara kerja mesin pencari Google di hadapan para anggota parlemen AS.

“Setiap kali Anda mengetikkan kata kunci, kami (Google) ke luar mencari, menjelajah dan menyimpan salinan miliaran situs web di indeks kami. Dan kami mengambil kata kunci dan menyocokkannya dengan laman mereka dan memberi peringkat berdasarkan lebih dari 200 sinyal, seperti relevansi, kesegaran, popularitas, bagaimana orang lain menggunakannya,” ungkapnya.

Pichai menambahkan berdasarkan hal tersebut, Google akan memberikan peringkat dan menemukan hasil pencarian terbaik untuk pencarian dengan kata kunci yang dimasukkan.

Ini bekerja dalam skala besar, dan kami tidak campur tangan secara manual pada hasil pencarian tertentu.

Sebelumnya, Presiden Trump merasa ‘dicurangi’ oleh Google terkait pemberitaan tentang dirinya. Trump menganggap Google tidak berlaku adil dalam menyajikan berita soal dirinya di mesin pencarian. (bob.ak/kmp)

  • 18
    Shares
Topik Berita

Baca Juga