Ombudsman: BUMN Tak Boleh Borong Tiket Asian Games untuk Pejabat

Abadikini.com, JAKARTA – Ombudsman ikut menanggapi adanya dugaan BUMN yang memborong tiket Asian Games untuk dibagi-bagikan kepada sejumlah pejabat.

Komisioner Ombudsman, Laode Ida mengatakan, BUMN tidak boleh memborong tiket Asian Games untuk kemudian dibagi-bagikan kepada pejabat.

“Kalau ada buktinya itu, enggak boleh,” kata dia di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

Laode mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan secara utuh terkait dengan kejadian itu. Ia pun menyatakan akan melakukan investigasi apabila ada data ataupun informasi terkait hal itu.

“Kayaknya harus lihat dulu, itu fenomena indikatif. Kita lihat ada datanya, kalau diberikan datanya pada kami, sedikit saja dibocorkan, kami akan bertindak. iya (akan investigasi) kalau ini terjadi,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK menyampaikan adanya dugaan kejadian tersebut. Laode juga mengatakan mendukung tindakan dari KPK apabila benar-benar terjadi.

“Saya kira teman-teman di KPK harus proses itu,” imbuhnya.

KPK sebelumnya mengimbau para pegawai negeri atau penyelenggara negara yang mendapat tiket gratis Asian Games 2018 untuk segera melaporkannya. Sebab, bila tidak, maka hal tersebut bisa dianggap sebagai gratifikasi.

Imbauan itu tak terlepas dari adanya laporan ke KPK yang menyebutkan adanya pejabat yang meminta tiket gratis Asian Games. Bahkan, laporan itu juga menyebutkan ada dugaan BUMN yang memborong tiket guna dibagi-bagikan kepada pejabat.

Terkait hal ini, Kementerian BUMN sudah memberikan tanggapan. Staf Khusus III Menteri BUMN Wianda Pusponegoro mengaku belum menerima laporan tersebut.

“Kami apresiasi hal yang disampaikan (KPK), namun demikian kami belum mendapatkan informasi lengkap terkait adanya info tersebut,” kata Wianda dilansir dari laman kumparan.

Menurutnya, beberapa BUMN memang mendukung Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dengan berperan sebagai prestige sponsor. Adapun, prestige sponsor yang diberikan, sudah sesuai dengan berbagai item kontraprestasi yang secara resmi diberikan INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee). (ak/kp)

  • 2
    Shares
Topik Berita

Baca Juga